Drama Visa Berakhir, Thomas Partey Siap Hadapi Inggris di Piala Dunia 2026

Thomas Partey sebelumnya absen pada pertandingan pembuka Ghana setelah ditolak masuk ke Kanada. Keputusan itu berkaitan dengan proses hukum yang masih berjalan di Inggris, di mana Partey menghadapi sejumlah dakwaan pidana.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 Juni 2026, 07:45 WIB
Bintang Timnas Ghana, Thomas Partey (kanan). (AFP/Khaled Desouki)

Bola.com, Jakarta - Gelandang andalan Timnas Ghana, Thomas Partey, menyatakan dirinya siap kembali bermain saat timnya menghadapi Inggris dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 di Boston, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.

Thomas Partey sebelumnya absen pada pertandingan pembuka Ghana setelah ditolak masuk ke Kanada. Keputusan itu berkaitan dengan proses hukum yang masih berjalan di Inggris, di mana Partey menghadapi sejumlah dakwaan pidana.

Advertisement

Partey membantah seluruh tuduhan tersebut dan berencana membela dirinya dalam persidangan yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.

Meski sempat mengalami kendala besar di luar lapangan, Partey menegaskan dirinya kini fokus sepenuhnya pada sepak bola.

“Ini bagian dari sepak bola. Ada hal-hal yang terjadi di luar sepak bola yang tidak bisa Anda kendalikan. Untuk saat ini saya merasa baik-baik saja dan siap bermain,” ujar Partey.

 
 

Ghana Kecam Penolakan Visa

Penolakan visa terhadap Partey sempat memicu reaksi dari pemerintah Ghana. Kementerian Luar Negeri Ghana menyebut keputusan tersebut sebagai tindakan yang “berlebihan dan sangat tidak adil”.

Upaya banding yang diajukan Ghana untuk memungkinkan Partey masuk ke Kanada juga ditolak oleh pengadilan federal setempat.

Sementara itu, otoritas Kanada menegaskan keputusan imigrasi tetap diproses berdasarkan penilaian masing-masing kasus dan tidak dipengaruhi oleh penyelenggaraan Piala Dunia.

Berbeda dengan Kanada, pihak Amerika Serikat telah memberikan visa kepada Partey. Sang gelandang berpeluang tampil pada dua laga tersisa Ghana di fase grup yang seluruhnya berlangsung di wilayah AS.


Reuni dengan Rice dan Saka Jadi Sorotan

Pemain Arsenal Bukayo Saka merayakan gol bersama Declan Rice dalam pertandingan Liga Champions melawan Olympiacos di Stadion Emirates, London, Inggris, Kamis, 2 Oktober 2025. (AP Photo/Kin Cheung)

Pertandingan melawan Inggris juga akan menjadi momen reuni bagi Partey dengan dua mantan rekan setimnya di Arsenal FC, yakni Declan Rice dan Bukayo Saka.

Partey mengaku senang bisa kembali bertemu dengan kedua pemain yang pernah berbagi ruang ganti dengannya di London Utara.

“Saya sangat senang bisa bertemu mereka lagi. Saya berharap mereka menampilkan permainan terbaik mereka dan memberi kami kesempatan untuk bersaing melawan yang terbaik serta menikmati pertandingan,” katanya.

Laga ini diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Grup L mengingat kualitas kedua tim dan hubungan personal yang dimiliki sejumlah pemain di lapangan.


Fokus Tim, Bukan Prestasi Individu

Meski berpotensi menjadi pusat perhatian setelah drama visa yang dialaminya, Partey menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membantu Ghana meraih hasil positif.

Menurutnya, keberhasilan di Piala Dunia tidak ditentukan oleh satu pemain, melainkan oleh performa kolektif seluruh tim.

“Ini bukan tentang pencapaian pribadi. Kami akan memainkan pertandingan sepak bola. Kami adalah 11 pemain dan satu tim,” tegasnya.

“Jika saya bisa memainkan pertandingan terbaik saya, tentu saya akan senang. Namun pada akhirnya seluruh tim harus tampil di level tertinggi untuk mencapai target yang diinginkan,” lanjutnya.

Saat ini Ghana menempati posisi kedua Grup L setelah meraih kemenangan 1-0 pada laga pembuka.

Setelah menghadapi Inggris, mereka masih harus menjalani pertandingan terakhir fase grup melawan Croatia yang akan sangat menentukan peluang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Sumber: ESPN


Persaingan di Grup L Piala Dunia 2026

Berita Terkait