Jelang Meksiko Vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026, Marc Guehi Tak Gentar Teror Suporter Tuan Rumah: Bring It On!

Aloih-alih gentar, Marc Guehi dan Nico O'Reilly, bertekad tampil apik di bawh teror suporter Meksiko di Stadion Azteca.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 04 Juli 2026, 17:00 WIB
Bek Timnas Inggris, Marc Guehi. (OZAN KOSE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris diprediksi mendapat ujian berat dalam perjalanan di Piala Dunia 2026. The Three Lions harus meladeni tuan rumah, Meksiko, pada partai 16 besar di Mexico Stadium atau yang lebih dikenal dengan Stadion Azteca, Senin (6-7-2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Meksiko dalam tren positif setelah memenangkan empat laga beruntun di Piala Dunia 2026.

Advertisement

Tiga kemenangan di fase grup, ditambah keberhasilan Meksiko menghajar Ekuador 2-0 di babak 32 besar, menjadi gambaran betapa kuatnya Julian Quinones cs.

Meksiko juga memiliki keuntungan lebih besar ketimbang Inggris di pertandingan nanti, yaitu dukungan penuh dari suporter yang bakal memenuhi stadion, dan seperti biasa, fans Meksiko akan memberi teror ke lawan, tak terkecuali ke Skuad Inggris.

Bek tengah Timnas Inggris, Marc Guehi, telah menyiapkan mental untuk menghadapi atmosfer yang riuh dan gegap gempita di Stadion Azteca.

Tekanan fans Meksiko diyakini bakal lebih gila lagi demi mendorong tim kebanggaan lolos ke perempat final Piala Dunia setelah 40 tahun lamanya.


Bikin Penasaran

Para penggemar Meksiko bersorak saat berkumpul untuk menonton pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Ekuador di Fan Fest di Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko, pada 1 Juli 2026. (Ulises RUIZ/AFP)

Alih-alih terintimidasi situasi tersebut, Marc Guehi mengungkapkan bahwa momen-momen seperti inilah yang ia nantikan.

Sadar akan menjadi laga yang tidak mudah untuk timnya, bek Manchester City itu dengan tegas punya cara untuk mengatasi tekanan dari para pendukung tuan rumah.

"Kami tahu mereka tim yang bagus dan mendapat dukungan penuh dari suporter, jadi rasanya seperti masuk ke dalam arena yang membara," ujar pemain berusia 25 tahun itu seperti dilansir dari FIFA.

"Namun, ini akan menjadi ujian yang menarik. Menurut saya, mereka sedikit lebih diunggulkan. Mereka bermain di kandang dan jauh lebih mengenal kondisi lapangan. Sejauh ini gawang mereka belum kebobolan dan mereka memiliki rekor sempurna," imbuh Guehi.

"Kami mengikuti turnamen seperti ini untuk menghadapi tim-tim papan atas dalam atmosfer yang luar biasa. Ini adalah pertandingan yang sangat kami nantikan," lanjutnya.


Tetap Tenang

Para pemain Timnas Inggris berkumpul usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Inggris dan Kongo di Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Di sisi lain, permainan Inggris dianggap masih belum terlalu memuaskan, terutama saat susah payah mendepak Kongo di babak 32 besar.

Inggris tertinggal lebih dulu bahkan saat laga tersisa 15 menit, beruntung Harry Kane menunjukkan insting mencetak gol yang tinggi.

Guehi menganggap duel kontra Kongo kemarin benar-benar menjadi pelajaran berharga. Eks pemain Crystal Palace itu yakin pemain-pemain berbakat di skuad Inggris dapat menjadi pembeda.

"Menurut saya, dibutuhkan banyak kesabaran dan ketenangan serta kerja keras tanpa henti untuk terus menggempur pertahanan Kongo. Pujian patut diberikan kepada semua orang yang telah menunjukkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah tersebut," tutur Guehi.

"Saya paham karakter saya sendiri. Ini tentang upaya menunjukkan sisi karakter dan tetap memiliki kepribadian yang kuat di saat-saat seperti itu," lanjut Guehi.


Jadikan Motivasi

Pemain Manchester City Nico O'Reilly bereaksi saat laga Premier League/Liga Inggris antara Leeds vs Man City di Leeds, Inggris, Sabtu, 28 Februari 2026. (AP Photo/Ian Hodgson)

Senada Guehi, winger kiri Inggris, Nico O'Reilly, juga mengklaim tidak gentar sedikit pun untuk menghadapi Meksiko dan puluhan ribu suporternya di kandang sendiri. Rekan setim Guehi di Manchester City itu dengan tegas menyebut Inggris sebagai tim kuat, tidak mudah dikalahkan begitu saja.

"Saya menyukai pertandingan besar, tekanan, serta sorak-sorai dan cemoohan dari para penggemar. Menurut saya, situasi itu akan memancing performa terbaik kami, dan kami siap menghadapinya," kata  O'Reilly.

"Kondisi mungkin lebih menguntungkan mereka, tetapi itu bukan alasan. Kami adalah pemain-pemain hebat; kami adalah Inggris. Saya rasa hal itu tidak akan menjadi masalah bagi kami," imbuh pemain berusia 21 tahun tersebut.

 

Sumber: FIFA

Berita Terkait