Inggris Siap Taklukkan Neraka Azteca Vs Meksiko di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel: Kuncinya Jangan Panik!

Timnas Inggris menghadapi banyak tantangan dan kendala menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko di Estadio Azteca.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Juli 2026, 18:00 WIB
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, berdiri di pinggir lapangan sebelum pertandingan melawan Ghana Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Rabu (24/6/2026). (AP Photo/Petr David Josek)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris menghadapi banyak tantangan dan kendala menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko di Estadio Azteca, Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB. Meski begitu, pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, meminta anak asuhnya tetap tenang dan fokus. 

The Three Lions harus menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari ketidakpastian jadwal pertandingan, cuaca ekstrem, hingga faktor ketinggian Mexico City yang mencapai sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut.

Advertisement

Sebelumnya, FIFA sempat mempertimbangkan memajukan jadwal kick-off enam jam lebih awal karena potensi badai petir dan alasan keamanan suporter. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan sehingga pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal semula.

Untuk mengurangi dampak bermain di dataran tinggi, The Football Association membawa skuad Inggris ke Mexico City sehari lebih cepat. Mereka juga menjalani sesi latihan di kompleks latihan Pumas UNAM agar para pemain mulai beradaptasi dengan kondisi setempat.

Inggris bahkan berusaha merahasiakan lokasi hotel tim. Langkah itu diambil setelah Ekuador mengajukan protes kepada FIFA karena para suporternya terganggu oleh pesta kembang api di luar hotel sebelum menghadapi Meksiko pada babak sebelumnya.

Meski berbagai isu mengiringi persiapan timnya, Tuchel menegaskan para pemain tidak terpengaruh oleh situasi tersebut.

"Seperti biasanya, banyak sekali kebisingan di luar. Namun ketika berada di dalam lingkungan tim, suasananya justru sangat tenang dan fokus," kata Tuchel, seperti dilansir ESPN, Minggu (5/7/2026). 

"Semakin besar pertandingan, biasanya semakin besar pula kebisingan di luar. Namun persiapan kami justru semakin tenang."

"Saya rasa para pemain bahkan tidak mengetahui sempat ada wacana perubahan jadwal pertandingan. Itu menunjukkan kami tidak boleh kehilangan fokus. Kami tidak bisa mengendalikan hal-hal seperti itu. Kami sudah terbang ke Meksiko dan pada akhirnya jadwal pertandingan tetap sama. Jadi tidak ada gunanya membuang energi memikirkan sesuatu yang tidak bisa kami ubah," imbuh pelatih berkebangsaan Jerman itu. 

 


Bukan Keuntungan Inggris

Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Jessica Tobias)

Menurut Tuchel, faktor ketinggian dan dukungan penuh publik tuan rumah memang bukan keuntungan bagi Inggris. Namun, ia yakin timnya mampu melewati semua tantangan tersebut.

"Ketinggian ya memang seperti itu adanya. Bermain di hadapan suporter tuan rumah juga memang bukan keuntungan bagi kami. Kami harus mengatasi berbagai rintangan itu. Kami memiliki semangat, komitmen, tekad, dan kekompakan sebagai tim untuk melewati semuanya. Karena itulah saya tetap optimistis," tutur Tuchel. 

Tuchel mengakui efek bermain di dataran tinggi langsung dirasakan seluruh anggota tim, termasuk dirinya sendiri.

"Kami benar-benar merasakannya, bahkan ketika tidak sedang berlatih. Saya sempat merasakan sedikit sakit kepala ketika berada di hotel. Tidur juga tidak senyenyak beberapa hari sebelumnya. Namun semuanya masih bisa diatasi."

Menurutnya, para pemain sempat kesulitan pada awal latihan, tetapi kondisi mereka perlahan membaik seiring berjalannya sesi. "Pada menit-menit awal latihan, para pemain merasakan dampaknya. Namun semakin lama mereka bisa menyesuaikan diri," kata Tuchel. 

"Kami memang tidak mungkin beradaptasi secara fisik hanya dalam waktu singkat. Karena itu kami datang sehari lebih awal agar pengalaman pertama menghadapi kondisi ini tidak terjadi saat pemanasan sebelum pertandingan."

 


Tidak Takut Diganggu Suporter Meksiko

Inggris berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 lewat brace Harry Kane dan gol Jude Bellingham serta Marcus Rashford. (Dok. FIFA)

Keamanan di sekitar hotel Inggris juga diperketat menjelang pertandingan. Meski demikian, Tuchel mengaku tidak mengkhawatirkan kemungkinan gangguan dari suporter Meksiko.

"Tidak ada masalah tadi malam. Saya rasa FIFA sudah menangani situasi dengan baik dan kami mendapatkan pengamanan di sekitar hotel," ujar Tuchel. 

"Kami berharap bisa tidur dengan nyenyak. Kalaupun nanti waktu tidur sedikit berkurang, kami masih punya kesempatan untuk beristirahat pada pagi harinya."

Pelatih berusia 52 tahun itu juga enggan membahas potensi masalah yang belum tentu terjadi.

"Saya tidak ingin membicarakan masalah yang bahkan belum ada. Sejauh ini saya justru merasakan atmosfer yang penuh rasa hormat. Memang sangat emosional, tetapi juga memberikan dukungan terhadap tim kami," tutur Tuchel. 

"Kami menghormati lawan dan menghormati besarnya pertandingan ini. Kami juga berharap mendapatkan perlakuan yang sama, dan sejauh ini memang seperti itu."

"Jika nantinya ada masalah, kami akan menghadapinya. Namun untuk sekarang, fokus kami hanya tetap tenang, rileks, dan berkonsentrasi penuh pada permainan kami sendiri," tutup Tuchel. 

Sumber: ESPN

Berita Terkait