Momen Kocak Harry Kane Kehilangan Suara Gara-gara Nyanyi Wonderwall, Usai Loloskan Inggris ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, memancing senyum para seuporter setelah membawa The Three Lions meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Juli 2026, 11:30 WIB
Bintang Timnas Inggris, Harry Kane (kanan), berselebrasi dengan Declan Rice setelah memenangi laga kontra Meksiko pada 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteka, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (AFP/Carl De Souza)

Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, memancing senyum para seuporter setelah membawa The Three Lions meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026). Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang mencuri perhatian, melainkan juga kondisi suara Kane yang mendadak serak usai laga.

Penyerang berusia 33 tahun itu kehilangan suaranya setelah larut dalam euforia bersama ribuan pendukung Inggris di Stadion Azteca. Kane ikut menyanyikan lagu Wonderwall bersama para suporter sehingga kesulitan berbicara saat menjalani wawancara di tepi lapangan.

Advertisement

"Suara saya hilang," kata Kane sambil tertawa setelah pertandingan. 

"Laga yang benar-benar gila. Kami harus berjuang dan menemukan cara untuk menang," ujar Kane kepada BBC.

"Saya baru saja bernyanyi, jadi sekarang benar-benar sulit berbicara. Atmosfer pertandingan, tim, semua terasa melawan kami, tetapi kami tetap menemukan jalan keluar."

 


Kritik Wasit

Dua pencetak gol Inggris ke gawang Meksiko, Jude Bellingham dan Harry Kane, dalam laga 16 Besar Piala Dunia 2026 di Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. Inggris lolos ke perempat final setelah menang 3-2 atas tim tuan rumah. (Yuri CORTEZ / AFP)

Kane juga sempat menyinggung kepemimpinan wasit yang menurutnya beberapa kali merugikan Inggris.

"Hari ini wasit banyak mengambil keputusan yang tidak menguntungkan kami. Namun pada akhirnya itu tidak berpengaruh. Saya sangat bahagia," tutur pemain Bayern Munchen tersebut. 

Mantan striker Tottenham Hotspur itu juga memuji dukungan luar biasa yang diberikan suporter Inggris.

"Luar biasa. Dukungan mereka benar-benar tidak bisa dipercaya. Saya sampai kehabisan kata-kata," imbuh kapten Inggris itu. 

 

 


Jordan Henderson Cedera

Pemain Inggris Jude Bellingham mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Di balik pesta kemenangan Inggris, kabar kurang menyenangkan datang dari Jordan Henderson. Gelandang veteran yang tidak bermain dalam pertandingan tersebut mengalami cedera saat ikut merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya.

Henderson terjatuh ketika berusaha memanjat papan iklan untuk kembali ke lapangan usai menyapa para suporter Inggris. Pemain berusia 36 tahun itu tersungkur hingga membutuhkan penanganan medis.

Awalnya, Kane mengira cedera yang dialami rekannya tidak terlalu serius.

"Jordan tadi terjatuh. Sepertinya dia baik-baik saja, mungkin hanya ada masalah di lengannya," kata Kane.

Namun, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, kemudian mengungkapkan kondisi Henderson ternyata lebih parah dari perkiraan.

"Tidak bagus, sama sekali tidak bagus. Sepertinya cukup serius. Dia mengalami cedera pada pergelangan tangan," ujar Tuchel.

Henderson bahkan harus meninggalkan lapangan menggunakan tandu setelah mendapat perawatan dari tim medis.

Sumber: BBC, The Sun

Berita Terkait