AS Masih Bisa Juara Piala Dunia 2026? Suporter Minta Donald Trump Turun Tangan

AS tersingkir dari Piala Dunia 2026, suporter minta Donald Trump turun tangan lagi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Juli 2026, 08:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada 6 April 2026. (Dok. AP/Julia Demaree Nikhinson)

Bola.com, Jakarta - Timnas Amerika Serikat harus mengakhiri langkah di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar, Selasa pagi WIB kemarin.

Kekalahan di kandang sendiri itu juga memastikan tidak ada satu pun dari tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang berhasil melaju ke perempat final.

Advertisement

Sebelum laga tersebut, perhatian sempat tertuju pada status penyerang Folarin Balogun serta keterlibatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Balogun akhirnya dapat tampil setelah hukuman larangan bermain satu pertandingan yang diterimanya ditangguhkan.

Namun, kehadiran Balogun tidak banyak memberikan pengaruh. Penyerang AS Monaco tersebut kesulitan memperoleh peluang sepanjang pertandingan.

Belgia tampil dominan melalui dua gol Charles De Ketelaere pada babak pertama. Hans Vanaken dan Romelu Lukaku kemudian memanfaatkan kesalahan Amerika Serikat untuk menambah keunggulan sekaligus memastikan kemenangan 4-1.

Satu-satunya gol Amerika Serikat dicetak Malik Tillman lewat tendangan bebas. Meski demikian, gol tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan karena tim asuhan Mauricio Pochettino gagal memberikan perlawanan berarti kepada Belgia.


Komentar Suporter

Presiden AS, Donald Trump, berbicara di Gedung Putih pada 6 Juli 2026 di Washington, DC. Trump mengadakan makan siang di Rose Garden Club (Anna Moneymaker/Getty Images melalui AFP)

Setelah kekalahan tersebut, sejumlah suporter Amerika Serikat melontarkan komentar di media sosial yang meminta Donald Trump kembali menggunakan pengaruhnya kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Sebelumnya, Trump mengaku sempat berbicara dengan Infantino terkait hukuman yang diterima Balogun. Menurutnya, ia ikut mendorong FIFA hingga sanksi terhadap sang penyerang akhirnya ditangguhkan sehingga bisa dimainkan menghadapi Belgia.

Sejumlah pendukung kemudian berharap Trump kembali melakukan hal serupa.

Give Me Sport merangkum, ada yang menulis Amerika Serikat masih bisa menjadi juara dunia jika Trump berani bertindak, sementara lainnya mempertanyakan apakah Trump akan kembali menelepon agar kemenangan Belgia dibatalkan.

Komentar lain juga menyebut Trump disebut sedang menghubungi Infantino untuk meminta skor pertandingan dibalik. Ada pula suporter yang menilai perangkat pertandingan bertindak tidak adil dan meminta Trump menghubungi Infantino.


Kontroversi Trump

Seleberasi Charles de Ketelaere saat Belgia melawan Amerika Serikat di 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP)

Meski begitu, hasil pertandingan tetap tidak berubah. Perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 pun berakhir setelah mengalahkan Paraguay dan Australia pada fase grup, lalu menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina pada babak gugur sebelum akhirnya dihentikan Belgia.

Sebelum pertandingan melawan Belgia, Trump sempat berbicara di Gedung Putih mengenai sejumlah isu, termasuk kasus Balogun.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa jika Belgia mengalahkan Amerika Serikat, pihaknya bisa saja menyebut pertandingan tersebut telah "diatur", sebagaimana ia kembali menyinggung klaimnya mengenai pemilu Amerika Serikat 2020.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait