Disambut Meriah di Tanah Air, Mo Salah Janji Bangkitkan Mesir setelah Gagal di Piala Dunia 2026

Mohamed Salah minta suporter tetap percaya, janji bangkitkan Mesir setelah kandas di 16 besar Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 11 Juli 2026, 05:00 WIB
Mohamed Salah #10 Mesir bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan 3-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Selandia Baru dan Mesir di BC Place Vancouver pada 21 Juni 2026 di Vancouver, British Columbia. (Fran Santiago/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Mesir mendapat sambutan meriah saat tiba di tanah air seusai tampil di Piala Dunia 2026, Jumat waktu setempat.

Meski demikian, kapten tim, Mohamed Salah, mengakui kekalahan pada babak 16 besar masih menyisakan kekecewaan.

Advertisement

Melalui unggahan di akun X, Salah menyampaikan bahwa ia memahami perasaan para pendukung setelah Mesir gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

"Saya tahu kalian masih kecewa. Namun, saya berjanji akan melakukan segala yang saya bisa agar ini menjadi awal baru bagi sepak bola Mesir di pentas internasional," tulis Salah.

Mantan penyerang Liverpool itu juga menegaskan bahwa target Mesir ke depan bukan sekadar lolos ke Piala Dunia atau hanya menjadi peserta.

"Lolos ke Piala Dunia saja tidak cukup, begitu juga hanya sekadar berpartisipasi. Tim ini pantas mendapatkan kepercayaan kalian," lanjutnya.


Berparade

Mohamed Salah #10 Timnas Mesir berebut bola melawan Julian Alvarez #9 dan Cristian Romero #13 Argentina selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta pada 8 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Dan Mullan/Getty Images via AFP)

Salah, yang hingga kini belum mengumumkan klub barunya setelah berpisah dengan Liverpool, tiba bersama skuad Mesir di Bandara El-Alamein dan disambut antusias oleh para suporter.

Mereka mengibarkan bendera, menyanyikan lagu-lagu patriotik, dan membawa spanduk bertuliskan "Egypt's men made us proud" (skuad Mesir membuat kami bangga)

Perayaan berlanjut saat skuad menaiki bus terbuka dan berparade melalui New Alamein, melambaikan tangan kepada para pendukung yang bersorak di sepanjang jalan.


Protes Resmi

Trezeguet (7) Mesir merayakan golnya melawan Selandia Baru bersama rekan setimnya Mohamed Salah (10) selama pertandingan Grup G Piala Dunia antara Selandia Baru dan Mesir di Vancouver, British Columbia, Senin, 22 Juni 2026. (Timothy Matwey/The Canadian Press via AP)

Mesir tersingkir pada babak 16 besar setelah kalah 2-3 dari Argentina, Selasa. Dalam pertandingan tersebut, The Pharaohs sempat unggul 2-0 hingga menit ke-79.

Kubu Mesir juga melayangkan protes resmi terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier.

Mereka menilai sang pengadil lapangan melakukan sejumlah kesalahan dan berada di bawah tekanan Argentina, setelah satu gol Mesir dianulir melalui tinjauan ulang serta dua klaim penalti tidak dikabulkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar. Ia juga menegaskan bahwa integritas perangkat pertandingan Piala Dunia FIFA tidak bisa dipertanyakan.

 

Sumber: DPA

Berita Terkait