Setelah Lantik 2 Pejabat Strategis, Erick Thohir Dorong Industri Olahraga dan Sport Tourism demi Dongkrak Prestasi Atlet Indonesia

Erick Thohir memastikan arah baru Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tidak hanya mengejar prestasi atlet, tetapi juga memperkuat industri olahraga nasional.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 11 Juli 2026, 13:15 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir berbicara kepada awak media di kantor Kemenpora RI, Selasa (23/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Bola.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), RI Erick Thohir memastikan arah baru Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tidak hanya mengejar prestasi atlet, tetapi juga memperkuat industri olahraga nasional.

Erick Thohir baru melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenpora, Jumat (10-7-2026).

Advertisement

Dua pejabat yang dilantik adalah Suyadi Pawiro sebagai Sekretaris Kemenpora dan Teuku Arlan Perkasa Lukman sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga.

Erick Thohir berharap keduanya mampu memperkuat tata kelola kementerian sekaligus mendorong olahraga menjadi sektor yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Hari ini adalah hari yang baik dari kami di Kemenpora, karena kami mempunyai Sesmen baru yakni Pak Suyadi yang memang sudah lama berkecimpung di Kemenpora. Dan Pak Arlan sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga, ini adalah deputi yang sangat penting untuk Kemenpora," ujar Erick Thohir.


Perhatian Besar

Wasekjen Akuatik Indonesia Dilantik Jadi Deputi Baru Kemenpora, Suyadi Pawiro Jabat Sesmenpora

Menurut Erick Thohir, penguatan organisasi menjadi bagian penting untuk membawa Kemenpora ke level yang lebih tinggi. Dia ingin seluruh program yang dijalankan memiliki dampak langsung, baik bagi atlet, pemuda, maupun perkembangan olahraga nasional.

"Kami ingin menjadikan kementerian ini naik kelas, kami harus bekerja secara saksama dan bersungguh-sungguh. Kami harus menjalankan program impactful," jelasnya.

Erick Thohir menaruh perhatian besar terhadap Deputi Pengembangan Industri Olahraga karena dinilai memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem olahraga Indonesia.

Dia ingin mengubah cara pandang sektor olahraga bukan sekadar membutuhkan anggaran, melainkan mampu menghasilkan nilai ekonomi.

"Persepsi Kemenpora selama ini selalu dibilang sebagai cost center, padahal kementerian ini adalah investasi. Pemuda itu investasi, banyak pemuda menjadi pengusaha, politikus, dan yang lain. Olahraga juga sama, kalau kita bicara prestasi itu national branding dan yang mengibarkan bendera itu adalah para atlet," tuturnya.


Penjelasan Erick Thohir

Ketua PSSI, Erick Thohir. (Bola.com/Ana Dewi)

Selain prestasi, Erick menilai industri olahraga dan sport tourism memiliki peluang besar untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Itulah mengapa, posisi Deputi Pengembangan Industri Olahraga diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak bagi perkembangan sektor tersebut.

"Kalau kita bicara sport industry, sport tourism itu adalah revenue. Banyak sekali negara yang mulai menggantungkan pada pertumbuhan baru. Jadi, ini deputi yang sangat penting, melalui proses seleksi yang panjang kami mendapatkan yang terbaik," ungkap Erick Thohir.

"Saya titipkan amanah kepada Pak Ses dan Pak Deputi untuk memastikan seluruh program kami jalankan yang outputnya terasa kepada atlet, pemuda, dan masyarakat," ucap pria yang juga Ketua PSSI itu.

Berita Terkait