Lamine Yamal Tabuh Genderang Perang Jelang Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Harus Takut pada Spanyol!

Lamine Yamal mengirim pesan tegas; Prancis harus takut pada Spanyol!

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 11 Juli 2026, 11:00 WIB
Lamine Yamal #19 dari Spanyol menunjuk ke papan skor bis sementara saudaranya, Keyne, muncul di layar setelah kemenangan 2-1 pada pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles pada 11 Juli 2026 di Inglewood, California. (David Ramos/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Bintang Timnas Spanyol, Lamine Yamal, langsung menebar ancaman kepada Prancis setelah kedua tim ini dipastikan bakal berjumpa pada semifinal Piala Dunia 2026. Pemain Barcelona ini mengingatkan Les Bleus soal catatan pertemuan kedua kubu yang berpihak kepada La Roja.

Hal itu disampaikan Lamine Yamal seusai Spanyol menumbangkan Belgia dengan skor 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Inglewood, Sabtu (11-7-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Yamal menegaskan, La Roja merupakan tim yang sudah sepatutnya ditakuti oleh Les Bleus. Sebab, timnya berhasil menyingkirkan Kylian Mbappe dkk. pada dua pertemuan terakhir, termasuk di Euro 2024.

"Saya rasa, jika ada yang harus ditakuti Prancis, tim itu adalah kami, menurut pendapat saya. Kamilah yang menyingkirkan mereka sebelumnya,” ujar Lamine Yamal, dikutip dari AP.


Dua Tim Kelas Dunia

Perayaan gol Spanyol ke gawang Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Sebelum laga ini, Spanyol tercatat berhasil dua kali menang atas Prancis. Menariknya kedua momen ini sama-sama terjadi di fase semifinal, termasuk pada UEFA Nations League 2025 (5-4) dan Euro 2024 (2-1).

Pada kedua laga ini, Yamal juga selalu mencetak gol untuk La Roja, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai pesepak bola termuda yang mencetak gol dalam kompetisi antarnegara di Benua Eropa tersebut.

Kini, Yamal antusias menjelang duel menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Dia menegaskan, Spanyol dan Prancis sama-sama tim kelas dunia sehingga laga ini bakal menarik untuk dinantikan.

"Kami tidak takut pada siapa pun. Jelas bahwa kami adalah dua tim hebat, tim nasional kelas dunia, dan bagi saya mereka adalah salah satu yang terbaik. Kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,” ujar Yamal.


Performa Lamine Yamal

Pemain Spanyol Lamine Yamal dan Nico Williams Spanyol merayakan kemenangan di depan pemain Belgia Joaquin Seys (setelah pertandingan perempat final Piala Dunia sepak bola antara Spanyol dan Belgia di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Jumat, 10 Juli 2026. (AP Photo/Marcio J. Sanchez)

Yamal, yang akan menginjak usia 19 tahun pada hari Senin mendatang, baru mengemas satu gol dan tanpa assist, meski melepaskan 10 tembakan tepat sasaran di Piala Dunia pertamanya ini.

Kendati demikian, kreativitas dan pergerakannya yang aktif di sisi kanan lini serang Spanyol selalu terlihat menonjol di hampir setiap laga.

Ia memulai skema yang melahirkan gol pertama Spanyol ke gawang Belgia lewat kerja sama apik dengan Pedro Porro, yang akhirnya berujung pada gol sambaran Fabian Ruiz memanfaatkan bola muntah dari tendangan Dani Olmo.

"Saya pikir kami bermain jauh lebih baik daripada Belgia. Tampaknya kami memainkan sepak bola yang sangat indah, tetapi kenyataannya, tidak ada tim yang bermain melawan kami dengan posisi seimbang," ujar Yamal.

"Semua orang bermain bertahan, dan itu membuat segalanya menjadi lebih sulit. Tidak ada yang berani bermain terbuka melawan kami. Namun, pada akhirnya, kami berhasil mengamankan kemenangan," imbuh andalan Barcelona itu.

 

Sumber: AP

Berita Terkait