Lisandro Martinez Buka Suara soal Tudingan Argentina Dibantu Wasit di Piala Dunia 2026: Mereka Sudah Bekerja dengan Baik kok

Lisandro Martinez tak sepakat dengan narasi-narasi Argentina mendapat perlakuan khusus alias dibantu perangkat pertandingan agar menang di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 11 Juli 2026, 13:00 WIB
Lisandro Martinez #6 dari Timnas Argentina dan rekan satu timnya bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan 3-2 pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta pada 7 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Elsa/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Bek andalan Timnas Argentina, Lisandro Martinez, menepis kontroversi seputar kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2026. Ia membantu Albiceleste melaju hingga perempat final dengan menantang Swiss di Kansas City Stadium, Minggu (12-7-2026) pagi WIB.

Argentina melakoni laga krusial melawan Mesir di babak 16 besar. Laga yang berlangsung sengit bahkan berjalan dengan tensi tinggi karena beberapa keputusan wasit Francois Letexier asal Prancis.

Advertisement

Argentina berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 saat pertandingan menyisakan 11 menit waktu normal untuk kemudian mengalahkan Mesir dengan skor akhir 3-2.

Namun, pertandingan tersebut memicu keluhan dari Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR), khususnya mengenai dianulirnya gol Mostafa Zico pada menit ke-62, yang seharusnya bisa menggandakan keunggulan tim asal Afrika Utara itu.


Bertugas dengan Baik

Sujud syukur dua pemain Guinea U-23 merayakan kemenangan 1-0 atas Timnas Indonesia U-23 tak lama setelah wasit Francois Letexier meniup peluit akhir laga play-off antar-konfederasi menuju Olimpiade Paris 2024 di Stade Pierre Pibarot, Centre National du Football de Clairefontaine, Prancis, Kamis (9/5/2024). (AFP/Miguel Medina)

Lisandro Martinez tak sepakat dengan adanya narasi-narasi Argentina mendapat perlakuan khusus alias dibantu perangkat pertandingan agar menang di Piala Dunia 2026.

Ia menyatakan perangkat pertandingan telah menjalankan tugas dengan baik, terutama atas beberapa keputusan dalam duel versus Mesir.

"Tidak, sama sekali tidak ada masalah," ujar Martinez, saat mendapat pertanyaan soal kinerja wasit di Piala Dunia 2026.

"Menurut saya, mereka menjalankan tugas dengan sangat baik. Hal itu adalah urusan media, yang terkadang justru memunculkan kontroversi. Kami hanya fokus memberikan yang terbaik di lapangan, itu saja," tambah defender Manchester United itu.

Kepala bidang perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, juga membela para perangkat pertandingan, menepis tuduhan adanya keberpihakan kepada tim tertentu dan menegaskan bahwa wasit bekerja secara independen.


Persiapan Hadapi Swiss

Mohamed Salah (10) dari Timnas Mesir berebut bola dengan Lisandro Martinez (6) dari Argentina selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Atlanta, Rabu, 8 Juli 2026. (AP Photo/Mike Stewart)

Argentina akan mendapat tantangan dari Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. Pasukan Lionel Scaloni itu wajib waspada, sebab Swiss cukup konsisten selama fase grup, dengan belum pernah menelan kekalahan, bahkan mendepak satu di antara tim kuda hitam, Kolombia, meski melalui adu penalti.

Lisandro Martinez menegaskan timnya yang berstatus juara bertahan, harus menyatakan rasa hormat terhadap tim asal Eropa tersebut, namun tetap menekankan pentingnya menjaga fokus pada performa mereka sendiri.

"Seperti biasa, ciri khas tim ini adalah sikap menghormati lawan," kata Martinez.

"Jika Swiss berhasil mencapai tahap ini, itu karena mereka memang layak mendapatkannya. Kami menyaksikan pertandingan mereka melawan Kolombia dan mereka selalu berusaha memainkan bola. Mereka sangat kuat secara fisik dan juga dalam situasi bola mati. Saya rasa ini akan menjadi tontonan yang menarik karena kedua tim sama-sama berusaha memainkan sepak bola yang atraktif," tutur bek tengah berusia 28 tahun itu.


Benahi Kekurangan

Pemain Argentina Cristian Romero mencetak gol pertama timnya mereka selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Mike Stewart)

Sementara itu, duetnya di jantung pertahanan Argentina, Cristian Romero, juga menyampaikan pandangan serupa. Pemain Tottenham Hotspur itu menegaskan Argentina lebih berkonsentrasi untuk membenahi kekurangan mereka sendiri.

Pertahanan Albiceleste cenderung mudah diacak-acak, buktinya Argentina selalu kebobolan dua gol dalam dua pertandingan terakhir melawan tim yang di atas kertas sebenarnya dapat mereka atasi dengan mudah, Tanjung Verde dan Mesir.

"Siapa pun lawan yang kami hadapi, apa pun nama atau asal negara mereka, kami selalu fokus pada diri sendiri dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kami lakukan," timpal Romero.

 

Sumber: Reuters

Berita Terkait