Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan memasuki fase semifinal alias empat besar. Juara bertahan Argentina menjadi tim terakhir yang menyusul langkah Prancis, Spanyol, Inggris ke babak semifinal
Argentina baru saja mendepak Swiss dengan skor 3-1 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) siang WIB. Albiceleste yang dipimpin Lionel Messi akan menantang Inggris di semifinal nanti.
Inggris sebelumnya memulangkan Norwegia dengan kemenangan dramatis 2-1 setelah bertarung sengit di babak perempat final. Satu laga semifinal lainnya akan mempertemukan Prancis melawan Spanyol.
Prancis menjadi tim yang pertama lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Maroko 2-0. Disusul Spanyol yang dengan perkasa mengeliminasi Belgia lewat kemenangan 2-1.
Duel Prancis versus Spanyol akan lebih dulu digelar di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Disusul laga antara Inggris kontra Argentina sehari kemudian atau Kamis (16/7/2026) dini hari di Atlanta Stadium.
Tim-Tim Elite
Yang menarik adalah sangat mewahnya semifinal Piala Dunia 2026. Keempat tim merupakan peringkat teratas dalam ranking FIFA terkini.
Les Bleus (julukan Prancis) berada di urutan pertama ranking FIFA dengan 1948.97 poin. Posis kedua ditempati Argentina, sang juara bertahan ini mengoleksi 1943.47 poin.
Spanyol ada di ranking ketiga FIFA dengan 1934.79 poin. Sementara Inggris berada di urutan keempat dengan 1889.42 poin.
Label Juara Dunia
Kemegahan lainnya dari duel semifinal Piala Dunia 2026 adalah keempat tim semifinalis juga punya label juara Piala Dunia. Ya, baik Prancis, Spanyol, Inggris, hingga Argentina adalah tim yang pernah menjadi juara dan berhak mendapat bintang pada logo timnas masing-masing.
Prancis menjuarai Piala Dunia sebanyak dua kali, masing-masing di edisi 1998 dan 2018. Spanyol baru satu kali merengkuh gelar juara pada 1010.
Inggris sudah sangat lama puasa juara Piala Dunia sejak terakhir kali mereka raih pada tahun 1966 di rumah sendiri. Adapun Argentina berstatus juara Piala Dunia tiga kali di tahun 1978, 1986, dan 2022.
Bisa dibayangkan nanti betapa sengitnya level permainan saat keempat tim teratas dunia saling jegal.