Jorge Martin Akui Berat Bersaing dengan Marc Marquez, Levelnya Beda!

Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menyadari tantangan besar yang menantinya dalam upaya mempertahankan peluang menjuarai MotoGP 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 14 Juli 2026, 18:45 WIB
Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, merayakan kemenangannya di podium setelah memenangkan balapan Sprint Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 9 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menyadari tantangan besar yang menantinya dalam upaya mempertahankan peluang menjuarai MotoGP 2026. Martin mengakui mengalahkan Marc Marquez yang tengah tampil luar biasa bukanlah pekerjaan mudah.

Meski begitu, juara dunia MotoGP 2024 itu menegaskan akan terus mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi menjaga asa meraih gelar bersama Aprilia.

Advertisement

Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan 14 poin atas rekan setimnya di Aprilia, Ai Ogura, menjelang jeda musim panas.

Namun, ancaman terbesar justru datang dari Marc Marquez. Berkat kemenangan ganda pada Sprint Race dan balapan utama MotoGP Jerman di Sachsenring, pebalap Ducati itu kini hanya tertinggal 18 poin dari Martin.

Performa Marquez memang tengah menanjak drastis. Empat seri lalu, juara dunia delapan kali itu masih tertinggal lebih dari 100 poin dari puncak klasemen. Kini, ia kembali menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara.

Di sisi lain, performa Martin belum sepenuhnya konsisten. Sejak meraih kemenangan di MotoGP Prancis di Le Mans pada Mei lalu, pebalap asal Spanyol itu baru mampu mengoleksi dua podium balapan utama.

 


Kekaguman Martin terhadap Marquez

Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo melambaikan tangan setelah menempati posisi pertama dalam sesi latihan di sirkuit Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal, Jerman, pada 10 Juli 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Jerman. (Ronny HARTMANN/AFP)

Martin pun tidak menutupi kekagumannya terhadap Marquez.

"Tentu saja tantangan yang saya hadapi adalah mengalahkan pembalap terbaik dalam sejarah. Jadi, bisa bersaing dengannya saja sudah merupakan sesuatu yang luar biasa," ujar Martin, seperti dikutip dari Crash, Selasa (14/7/2026). 

"Saya akan terus memberikan 100 persen kemampuan saya, terus berkembang setiap hari, dan jika saya bisa bertarung dengannya, itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa, apalagi jika bisa bersaing hingga akhir musim."

 


Level Marquez Beda

Pembalap Ducati Tim Lenovo Spanyol, Marc Marquez, merayakan dengan mahkota tiup setelah memenangkan balapan Grand Prix MotoGP Jerman, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur pada 12 Juli 2026. (Ronny HARTMANN/AFP)

Meski optimistis, Martin mengakui saat ini Marquez masih berada di level yang lebih tinggi.

"Untuk saat ini dia berada di level yang jauh lebih baik daripada kami. Tetapi saya yakin ketika saya sudah 100 persen menyatu dengan motor, saya bisa bertarung dengannya."

"Saat ini kami masih cukup jauh dari level tersebut," kata Martin.

MotoGP 2026 juga berpotensi menjadi musim yang sangat spesial bagi Martin. Jika berhasil membawa Aprilia meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas MotoGP, pelat nomor 1 yang menjadi simbol juara dunia akan ikut dibawanya ke Yamaha pada musim depan, menyusul kepindahannya ke tim pabrikan asal Jepang tersebut.     

Sumber: Crash

 

Berita Terkait