Bola.com, Jakarta - Manchester City dikabarkan bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi. The Citizens disebut siap mengajukan tawaran senilai sekitar 100 juta euro (sekitar Rp1,9 triliun) demi memboyong pemain Timnas Maroko tersebut.
Bouaddi menjadi satu di antara pemain muda yang paling mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Penampilan impresifnya bersama Maroko membuat banyak klub elite Eropa mulai memasukkannya ke dalam daftar incaran.
Gelandang berusia 18 tahun itu tampil menonjol saat menghadapi Brasil dan Prancis. Performanya dalam dua laga tersebut dikabarkan membuat para pemandu bakat Manchester City semakin yakin dengan potensi besar yang dimilikinya.
Bouaddi sebelumnya sudah dikenal sebagai talenta menjanjikan di Ligue 1 bersama Lille. Namun, penampilannya di Piala Dunia 2026 membuat namanya semakin melambung di bursa transfer musim panas.
City Ingin Langsung Masukkan ke Tim Utama
Menurut pakar transfer David Ornstein, Manchester City saat ini menjadi klub yang paling serius mengejar Bouaddi.
Berbeda dengan beberapa klub lain yang ingin membiarkannya bertahan semusim lagi di Lille dengan status pinjaman, City justru berencana langsung memasukkan sang pemain ke skuad utama.
"Manchester City mendorong keras untuk merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille. Banyak klub meminatinya, tetapi City ingin langsung mengintegrasikannya ke tim utama. Nilai transfernya diperkirakan sekitar 100 juta euro dan keputusan sang pemain diperkirakan akan segera diambil," tulis Ornstein.
Pengganti Bernardo Silva
Manchester City membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah setelah kepergian Bernardo Silva. Manajer Enzo Maresca disebut menjadikan Bouaddi sebagai salah satu target utama untuk memperkuat skuadnya.
Sebelumnya, City juga telah memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai 116 juta pound sterling.
Meski sudah menggelontorkan dana besar, Manchester City tampaknya belum berhenti berbelanja. Kehadiran Bouaddi diharapkan dapat menambah kualitas skuad dalam upaya merebut kembali gelar Premier League setelah musim lalu harus puas finis di belakang Arsenal.