Marc Guehi Kirim Psywar ke Argentina: Tekanan di Mereka, Kan Juara Bertahan!

Bek Timnas Inggris, Marc Guehi, menyatakan tekanan justru berada di kubu Argentina saat The Three Lions bersiap menghadapi sang juara bertahan.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 Juli 2026, 13:45 WIB
Bek Timnas Inggris, Marc Guehi. (OZAN KOSE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Inggris, Marc Guehi, menyatakan tekanan justru berada di kubu Argentina saat The Three Lions bersiap menghadapi sang juara bertahan pada semifinal Piala Dunia 2026.

Laga yang akan berlangsung di Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB itu menjadi semifinal kedua Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Namun, The Three Lions belum pernah lagi mencapai final sejak menjuarai turnamen tersebut pada 1966.

Advertisement

Untuk mengakhiri penantian panjang itu, Inggris harus lebih dulu mengatasi perlawanan Argentina. Pertemuan kali ini akan menjadi bentrokan keenam kedua negara di putaran final Piala Dunia, sekaligus menambah panjang rivalitas yang sudah menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.

Mulai dari gol kontroversial Gol Tangan Tuhan Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 hingga kartu merah David Beckham pada edisi 1998, duel Inggris kontra Argentina hampir selalu menghadirkan drama.

"Tekanan ada pada mereka karena mereka adalah juara dunia," kata Guehi jelang pertandingan semifinal, seperti dikutip dari BBC

 


Pertandingan Terbesar

Para pemain Timnas Inggris berkumpul usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Inggris dan Kongo di Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Tim asuhan Thomas Tuchel memastikan tiiket semifinal setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu di perempat final.

Delapan tahun lalu di Piala Dunia 2018 di Rusia, langkah Inggris juga terhenti di babak semifinal setelah kalah dari Kroasia, meski sempat unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Kieran Trippier pada menit kelima.

"Ini adalah pertandingan terbesar dalam hidup saya. Saya harus melakukan apa pun yang bisa untuk negara ini," ujar bek tengah Manchester City berusia 26 tahun tersebut.   

Sumber: BBC

Berita Terkait