Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkap alasan di balik penurunan kecepatannya saat memenangi MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu.
Secara resmi, pembalap Ducati itu finis terdepan dengan keunggulan 1,996 detik atas Ai Ogura setelah menyelesaikan balapan sepanjang 30 lap.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan ke-10 Marquez di kelas MotoGP di Sachsenring.
Meski begitu, Ogura merasa Marquez sebenarnya masih mampu melaju lebih cepat. Hal itu disampaikannya kepada sang juara sebelum seremoni podium.
"Seharusnya kamu masih bisa melaju lebih cepat, bukan, Marc?" tanya Ogura.
"Kita tidak pernah tahu! Sachsenring tetap Sachsenring. Di Belanda, justru kamu lebih cepat daripada saya," jawab Marquez sambil tertawa.
Marquez kemudian menjelaskan kepada Raul Fernandez, rekan setim Ogura di Trackhouse Aprilia yang finis di posisi ketiga, bahwa ia menjaga ritme putaran di kisaran 1 menit 21,4 detik hingga 1 menit 21,6 detik sepanjang balapan.
Jelaskan Alasan
Dalam episode terbaru serial "Inside Ducati" di YouTube yang dilansir Crash, Marquez membeberkan alasan di balik strategi tersebut.
"Pada awal balapan, saya harus sedikit mengurangi kecepatan karena ban depan mulai terlalu cepat aus. Setelah itu kondisinya membaik. Saya menurunkan kecepatan lebih dulu, lalu kembali menekan," ujar Marquez.
Sepanjang balapan, hanya Ogura yang mampu memberi tekanan terhadap keunggulan Marquez di depan.
Sementara itu, rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, tertahan di belakang Jorge Martin yang membela Aprilia hingga akhirnya finis di posisi keenam.
Harapan Bagnaia
Dalam tayangan yang sama, Bagnaia mengaku hanya Alex Marquez yang mengalami kendala serupa dengannya.
"Satu-satunya pembalap Ducati yang mengalami masalah seperti saya adalah Alex. Dia mengalami masalah yang sama sebelum Jerez, lalu mereka berhasil mengatasinya," kata Bagnaia.
"Saya benar-benar berharap jeda musim panas membantu tim memahami apa yang harus dilakukan," imbuhnya.
Adapun Alex, yang membalap untuk Gresini Racing, gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh dari posisi kedua pada lap kesembilan.
Sumber: Crash