Marc Marquez Ungkap Alasan Sengaja Kurangi Kecepatan saat Menangi MotoGP Jerman 2026

Marc Marquez beber strategi di balik kemenangan MotoGP Jerman 2026, sempat perlambat laju.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Juli 2026, 07:30 WIB
Marc Marquez dari Tim Ducati Tim Lenovo mengemudikan sepeda motornya saat sesi kualifikasi Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 11 Juli 2026. (Ronny HARTMANN/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkap alasan di balik penurunan kecepatannya saat memenangi MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu.

Secara resmi, pembalap Ducati itu finis terdepan dengan keunggulan 1,996 detik atas Ai Ogura setelah menyelesaikan balapan sepanjang 30 lap.

Advertisement

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan ke-10 Marquez di kelas MotoGP di Sachsenring.

Meski begitu, Ogura merasa Marquez sebenarnya masih mampu melaju lebih cepat. Hal itu disampaikannya kepada sang juara sebelum seremoni podium.

"Seharusnya kamu masih bisa melaju lebih cepat, bukan, Marc?" tanya Ogura.

"Kita tidak pernah tahu! Sachsenring tetap Sachsenring. Di Belanda, justru kamu lebih cepat daripada saya," jawab Marquez sambil tertawa.

Marquez kemudian menjelaskan kepada Raul Fernandez, rekan setim Ogura di Trackhouse Aprilia yang finis di posisi ketiga, bahwa ia menjaga ritme putaran di kisaran 1 menit 21,4 detik hingga 1 menit 21,6 detik sepanjang balapan.


Jelaskan Alasan

Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo melambaikan tangan setelah menempati posisi pertama dalam sesi latihan di sirkuit Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal, Jerman, pada 10 Juli 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Jerman. (Ronny HARTMANN/AFP)

Dalam episode terbaru serial "Inside Ducati" di YouTube yang dilansir Crash, Marquez membeberkan alasan di balik strategi tersebut.

"Pada awal balapan, saya harus sedikit mengurangi kecepatan karena ban depan mulai terlalu cepat aus. Setelah itu kondisinya membaik. Saya menurunkan kecepatan lebih dulu, lalu kembali menekan," ujar Marquez.

Sepanjang balapan, hanya Ogura yang mampu memberi tekanan terhadap keunggulan Marquez di depan.

Sementara itu, rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, tertahan di belakang Jorge Martin yang membela Aprilia hingga akhirnya finis di posisi keenam.


Harapan Bagnaia

Pembalap MotoGP Italia dari tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, minum di dalam garasi timnya selama hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. (Mohd Rasfan/AFP)

Dalam tayangan yang sama, Bagnaia mengaku hanya Alex Marquez yang mengalami kendala serupa dengannya.

"Satu-satunya pembalap Ducati yang mengalami masalah seperti saya adalah Alex. Dia mengalami masalah yang sama sebelum Jerez, lalu mereka berhasil mengatasinya," kata Bagnaia.

"Saya benar-benar berharap jeda musim panas membantu tim memahami apa yang harus dilakukan," imbuhnya.

Adapun Alex, yang membalap untuk Gresini Racing, gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh dari posisi kedua pada lap kesembilan.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait