Lionel Scaloni Bongkar Titik Lemah Inggris, Jadi Kunci Comeback Ciamik Argentina

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan saat mengalahkan Inggris.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 16 Juli 2026, 10:45 WIB
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni,saat pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 melawan Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin (22/6/2026). (AP Photo/Julio Cortez)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan saat mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurutnya, The Three Lions mulai kehilangan kepercayaan diri setelah unggul, dan momen itulah yang dimanfaatkan La Albiceleste.

Argentina sempat berada di ambang tersingkir setelah Anthony Gordon membawa Inggris memimpin pada awal babak kedua. Namun, sang juara bertahan mampu bangkit melalui gol spektakuler Enzo Fernandez sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan lewat sundulan di masa injury time.

Advertisement

Keberhasilan Argentina melakukan comeback tak lepas dari keputusan berani Scaloni. Sejumlah pemain pengganti seperti Lautaro Martinez, Rodrigo De Paul, dan Gonzalo Montiel memberikan dampak besar hingga Inggris terus tertekan pada fase akhir pertandingan.

Sebaliknya, pelatih Inggris Thomas Tuchel justru menuai kritik karena memilih memainkan strategi yang lebih defensif setelah timnya unggul.

Usai pertandingan, Scaloni mengaku melihat perubahan mental pada kubu Inggris setelah Argentina mulai meningkatkan intensitas serangan.

Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, para pemain Inggris mulai meragukan kemampuan mereka sendiri, dan hal tersebut menjadi titik balik pertandingan.

"Kami memang sempat berada di bawah tekanan, tetapi lawan mulai meragukan diri mereka sendiri. Kami mencium darah dan langsung memanfaatkannya. Semua orang di tim merasakan hal itu," ujar Scaloni, seperti dikutip dari Standard

 

 


Inggris Kehilangan Ketenangan

Pemain Argentina Lautaro Martinez (22) mencetak gol dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Chris Carlson)

Ia menilai pertahanan Inggris mulai kehilangan ketenangan sehingga Argentina mampu terus menekan hingga akhirnya membalikkan keadaan.

"Ada ruang yang terbuka di depan gawang mereka. Bola akhirnya masuk setelah dua kali membentur tiang."

Scaloni juga menegaskan kemenangan Argentina bukan semata-mata karena perubahan taktik.

Baginya, karakter, mental, dan keyakinan para pemain menjadi faktor utama yang membawa La Albiceleste kembali ke final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun.

"Setelah Inggris mencetak gol, kami menunjukkan seperti apa sepak bola kami sebenarnya. Ini lebih dari sekadar taktik atau bermain indah," katanya.

 


Menikmati Momen

Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) dan Lautaro Martinez melakukan selebrasi di akhir laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Argentina kini tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia. Pada final Piala Dunia 2026, Lionel Messi dan kawan-kawan akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Prancis di semifinal.

Scaloni meminta masyarakat Argentina menikmati pencapaian tersebut sekaligus memberikan dukungan penuh kepada tim.

"Masyarakat Argentina harus merayakan keberhasilan ini. Grup pemain ini sulit digambarkan dengan kata-kata. Mereka benar-benar istimewa. Saya sampai merasa emosional. Mereka selalu berjuang untuk segalanya."

Sumber: Standard

 

Berita Terkait