Bola.com, Jakarta - Timnas Prancis menatap perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 dengan tekad jelas demi Didier Deschamps. Ibrahima Konate menegaskan Les Bleus ingin menutup perjalanan sang pelatih dengan kemenangan.
Partai perebutan posisi tiga menghadapkan Prancis dengan Timnas Inggris di Miami Stadium, dini hari nanti. Laga ini akan menentukan siapa yang membawa pulang medali perunggu dari ajang empat tahunan tersebut.
Sejak awal turnamen, target Prancis adalah gelar juara. Namun, jelang duel penutup ini, skuad berkomitmen tampil serius sesuai pesan Konate.
Deschamps akan mengundurkan diri dari kursi pelatih setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Tekad ruang ganti kini diarahkan untuk memberikan kado perpisahan.
Motivasi Prancis: Kado Perpisahan untuk Deschamps
Konate menyebut seluruh pemain Prancis ingin membalas jasa Didier Deschamps. Menurutnya, kontribusi sang pelatih bagi tim nasional menjadi alasan utama di balik dorongan mental skuad.
"Kami ingin membalas jasa pelatih kami. Dia telah melakukan banyak hal untuk Timnas Prancis. Kami harus berterima kasih kepadanya dan melakukan segala yang kami bisa untuk memenangkan pertandingan ini," sambung Konate.
Ia menilai kemenangan pada perebutan tempat ketiga akan menjadi hadiah terakhir sebelum Deschamps benar-benar meninggalkan kursi pelatih Les Bleus. Fokus tim diarahkan ke hasil maksimal.
Duel Perebutan Posisi Tiga Prancis vs Inggris di Miami Stadium
Prancis akan menghadapi Inggris di perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026, dini hari nanti, di Miami Stadium. Partai ini menjadi panggung terakhir Les Bleus di turnamen.
Pertandingan ini sebenarnya akan dilalui Les Bleus dengan setengah hati, karena target mereka sejak awal adalah memenangkan Piala Dunia 2026. Mereka tidak senang hanya bisa memenangkan peringkat tiga di turnamen empat tahunan ini.
Meski demikian, Konate menegaskan skuad tetap menatap laga ini dengan serius. Ambisi juara memang kandas, tetapi posisi tiga tetap mereka incar.
Rasa Enggan yang Diakui, Fokus Tetap Menang
Bek Timnas Prancis itu tidak menutupi rasa enggan bermain di partai ini. "Tidak ada satu pun dari kami yang ingin bermain untuk memperebutkan tempat ketiga, tetapi kami tidak punya pilihan," ujar Konate seperti yang dikutip ESPN.
Calon bek baru Real Madrid tersebut menekankan bahwa situasi itu tidak mengubah tujuan ruang ganti. Dorongan untuk membalas jasa Deschamps menjadi motivasi utama jelang duel kontra Inggris.
Konate juga menyebut medali perunggu sebagai "medali cokelat" dan menargetkannya sebagai penutup manis bagi Deschamps. "Kami ingin memenangkan pertandingan ini dan mendapatkan medali cokelat ini, medali perunggu ini," pungkas Konate.
Sumber: ESPN