Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Donald Trump Semprot Thomas Tuchel Gara-Gara Harry Kane!

Presiden AS, Donald Trump, ikut dalam gelombang kritik yang dialamatkan kepada pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel.

Bola.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut bergabung dalam gelombang kritik yang dialamatkan kepada pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, usai Tiga Singa tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Berbagai kritik belakangan ini memang sedang menghujani Thomas Tuchel setelah Timnas Inggris tumbang secara dramatis dari Argentina pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta, Kamis (16-7-2026) dini hari WIB.

Di laga tersebut, The Three Lions sebetulnya sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Anthony Gordon (55’). Namun, anak asuh Lionel Scaloni bisa membalas lewat dua gol menit-menit akhir yang dicetak oleh Enzo Fernandez (85') dan Lautaro Martinez (90+2').

Menariknya, Donald Trump ikut-ikutan mempertanyakan strategi Thomas Tuchel di laga tersebut.

Hal ini disampaikan Presiden AS itu menjelang duel perebutan peringkat ketiga antara Inggris dan Prancis yang akan berlangsung pada Minggu (19-7-2026) dini hari WIB.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dikritik Donald Trump

Donald Trump merasa bingung dengan cara pelatih asal Jerman itu memanfaatkan kaptennya, Harry Kane. Di laga tersebut, Trump menilai Kane justru menjadi pemain bertahan alih-alih memerankan tugasnya sebagai striker.

Trump memang merasa memiliki kedekatan tersendiri dengan Harry Kane. Sebab, politisi Partai Republik itu pernah bermain golf dengan penyerang andalan Bayern Munich itu, 18 bulan yang lalu di Florida.

"Anda punya pemain hebat di Timnas Inggris, yang pernah bermain golf dengan saya. Anda tahu itu, kan? Dia adalah Harry, yang telah tampil fantastis,” kata Trump dalam sebuah konferensi pers, dikutip dari DPA Internasional.

"Saya pikir mereka mungkin membuat kesalahan ketika menjadikannya pemain bertahan. Apa sih yang saya tahu tentang sepak bola? Mereka sempat unggul, lalu mereka mengambil pemain terbaik mereka dan menempatkannya di lini pertahanan," lanjutnya.

Harusnya Tampil Menyerang

Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang berdiri di samping Donald Trump tampak ikut tertawa mendengar komentar tersebut, dan kemudian mengedikkan bahu lalu bertepuk tangan atas ucapannya sendiri.

Donald Trump menyebut, The Three Lions seharusnya berani tampil menyerang saat menghadapi Argentina. Dia menyayangkan pendekatan Tuchel yang tak mampu memaksimalkan Harry Kane di laga semifinal tersebut.

"Kita harus sedikit menyerang, bukan? Tapi, tidak, saya tidak akan mencampuri urusan itu. Dengar, apa yang saya tahu tentang melatih? Tapi, itu agak tidak biasa, tapi sebenarnya Harry adalah orang yang hebat," kata Trump.

Perebutan Peringkat ketiga

Menurut jadwal, Inggris akan berhadapan dengan Prancis dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Miami, Florida, Minggu (19-7-2026) pukul 04.00 WIB.

Bagi kedua tim, mengakhiri persaingan di peringkat ketiga akan menjadi pelipur lara.

Sebab, The Three Lions akhirnya masih harus memperpanjang penantian untuk meraih gelar juara setelah terakhir kali mendapatkannya pada edisi 1966. Sedangkan bagi Les Bleus, mereka gagal lolos ke final setelah dua kali beruntun melakukannya pada 2018 dan 2022.

 

Sumber: DPA International

Video Populer

Foto Populer