Final Piala Dunia 2026: FIFA Izinkan Argentina dan Spanyol Tampil dengan Seragam Kandang

FIFA mengonfirmasi Argentina dan Spanyol mengenakan jersey kandang di final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, dengan fokus kontras warna dan regulasi 2025.

Bola.com, Jakarta - Argentina vs Spanyol di final Piala Dunia 2026 dipastikan berlangsung dengan kedua tim memakai jersey kandang mereka. FIFA telah mengonfirmasi keputusan ini demi menjaga kontras visual yang optimal di partai puncak.

Laga final dijadwalkan Minggu, 19 Juli 2026, pukul 19.00 EDT, atau Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB, di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Partai ini akan menentukan perebutan gelar juara dunia ke-23.

Final tersebut juga menandai kali pertama juara bertahan Eropa bersua juara bertahan Amerika Selatan di pertandingan pemungkas turnamen akbar ini. Keduanya sebelumnya tampil dengan seragam tandang di semifinal, namun kembali ke identitas kandang untuk laga puncak.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jadwal Final dan Latar Pertemuan

MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, akan menjadi tuan rumah final pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 19.00 EDT. Bagi penonton Indonesia, kick-off jatuh pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Laga Argentina vs Spanyol ini memperebutkan titel juara dunia ke-23. Pertemuan dua raksasa sepak bola tersebut menggaransi atmosfer besar di stadion maupun layar kaca.

Final kali ini juga bersejarah: ini adalah kali pertama juara bertahan Eropa menghadapi juara bertahan Amerika Selatan di partai final. Selain itu, menurut pendaftaran kit resmi FIFA, keempat tim yang ambil bagian di final dan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 akan menggunakan seragam kandang masing-masing.

Pilihan Seragam Kandang Argentina dan Spanyol

Argentina sebagai juara bertahan akan turun dengan seragam 'Albiceleste' klasik: jersey bergaris putih dan biru langit, dipadu celana pendek putih serta kaus kaki putih. Kombinasi ini sarat sejarah karena dikenakan saat mereka menjuarai Piala Dunia 1978, 1986, dan 2022.

Spanyol kembali ke warna kebanggaannya: jersey merah, berpadu celana pendek biru tua dan kaus kaki biru. Identitas visual tersebut akan kontras dengan tampilan terang Argentina di lapangan.

Kedua finalis sebelumnya menggunakan seragam tandang di babak semifinal. Untuk final, Argentina bahkan memilih variasi serba putih yang secara luas dianggap membawa keberuntungan bagi 'Albiceleste', sementara Spanyol mempertahankan konfigurasi kandangnya.

Alasan FIFA: Kontras Warna dan Regulasi Kit 2025

FIFA menekankan kontras maksimal sebagai landasan penentuan kombinasi kit, agar perbedaan tim mudah dikenali pemain, ofisial, penonton di stadion, dan pemirsa siaran. Dengan demikian, kedua finalis diizinkan tampil dengan seragam kandang masing-masing.

Dalam klasifikasi FIFA, seragam kandang Spanyol masuk kategori warna gelap, sedangkan seragam kandang Argentina dinilai sebagai warna terang. Klasifikasi ini memastikan kedua tim dapat memakai seragam kebanggaan tanpa memicu kebingungan visual.

Setiap pertandingan dianalisis secara individual oleh FIFA untuk memilih kombinasi kit dengan kontras terbesar. Regulasi peralatan FIFA 2025—berlaku mulai 1 Januari 2025—menetapkan standar ketat terkait kontras warna, dominasi warna, dan keterbacaan nomor pada jersey, yang seluruhnya diterapkan pada final Piala Dunia 2026.

Video Populer

Foto Populer