Didier Deschamps Tegaskan Tak Terbawa Emosi Jelang Prancis Vs Inggris

Didier Deschamps menegaskan tak larut emosi dalam laga Prancis vs Inggris yang jadi laga terakhirnya sebagai pelatih Les Bleus.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 18 Juli 2026, 10:14 WIB
Pelatih kepala Timnas Prancis, Didier Deschamps, tiba menjelang pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Irak di Stadion Philadelphia di Philadelphia pada 23 Juni 2026. (Mauro PIMENTEL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Didier Deschamps menegaskan tidak akan terbawa perasaan saat Timnas Prancis menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Partai ini menjadi laga terakhirnya sebagai pelatih Les Bleus setelah 14 tahun bertugas.

Pelatih yang mengantar Prancis ke berbagai pencapaian besar itu menyebut suasana perpisahan tidak perlu diiringi kesedihan. Ia ingin duel kontra Inggris berakhir dengan senyuman.

Advertisement

Deschamps juga menyampaikan antusiasmenya menyongsong pertandingan pada dini hari nanti. Momen emosional tetap diakui hadir, namun fokus utamanya adalah menutup pengabdian bersama tim nasional dengan cara yang positif.


Fokus Laga Prancis vs Inggris

Pelatih Prancis, Didier Deschamps kembali memberikan kepercayaan kepada Kylian Mbappe untuk tampil memperkuat Timnas Prancis. (FRANCK FIFE/AFP)

Deschamps menjaga ruang ganti tetap kondusif jelang Prancis vs Inggris. Ia meminta seluruh pihak fokus pada pertandingan, bukan semata pada momen perpisahan dirinya dari kursi pelatih.

"Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir saya dan saya tidak ingin ada yang menangis. Saya rasa tidak akan ada yang menangis di sini," ujar Deschamps seperti yang dikutip ESPN.

Menurutnya, laga perebutan tempat ketiga tetap penting bagi skuadnya. Ia berharap performa yang solid bisa mengantar Prancis menutup turnamen dengan hasil positif melawan Inggris.


Momen Perpisahan dan Rasa Syukur

Pelatih Prancis, Didier Deschamps merayakan gelar juara Piala Dunia 2018 setelah menjuarai laga final melawan Kroasia pada partai final di Luzhniki Stadium, Moscow, Rusia, 15 Juli 2018. (AFP/Franck Fife)

Memasuki akhir masa bakti, Deschamps menyoroti perjalanan panjang yang ia lewati bersama Les Bleus. Ia mengakui fase-fase sulit turut membentuk tim yang ia besarkan sejak 2012.

"Saya mendapat kesempatan untuk melewati banyak momen luar biasa, tetapi juga beberapa masa yang lebih sulit. Akhir perjalanan ini memang semakin dekat, tetapi kehidupan akan terus berjalan."

Selama 14 tahun, Deschamps membawa Timnas Prancis meraih trofi Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021. Dua gelar tersebut melengkapi daftar pencapaian penting dalam kiprahnya sebagai arsitek tim nasional.


Masa Depan dan Arti Timnas Prancis

Pelatih Prancis di Piala Dunia 2026 Didier Deschamps (AFP)

Di luar laga penutup, pelatih berusia 57 tahun itu belum memastikan langkah berikutnya. Ia menegaskan akan menyikapinya dengan optimisme sekaligus ketenangan.

"Saya tidak tahu akan seperti apa nantinya, tetapi saya biasanya adalah orang yang positif. Saya yakin masa depan juga akan menjadi sesuatu yang indah."

Deschamps menempatkan Timnas Prancis sebagai bagian paling berharga dalam karier profesionalnya. "Tim nasional Prancis, dengan segala hal yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi dalam hidup saya," pungkas Deschamps.

Sumber: ESPN

Berita Terkait