Marc Marquez Dijagokan Juara MotoGP 2026, Bos Aprilia Tegaskan Tak Menyerah

Marc Marquez kini favorit juara MotoGP 2026, Aprilia belum mau angkat bendera putih.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juli 2026, 17:00 WIB
Pembalap Ducati Tim Lenovo Spanyol, Marc Marquez, merayakan dengan mahkota tiup setelah memenangkan balapan Grand Prix MotoGP Jerman, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur pada 12 Juli 2026. (Ronny HARTMANN/AFP)

Bola.com, Jakarta - CEO Aprilia, Massimo Rivola, menilai persaingan perebutan gelar MotoGP 2026 akan berlangsung hingga seri terakhir musim ini. Namun, ia menyebut Marc Marquez kini menjadi favorit juara setelah paruh musim.

Marquez, yang berstatus juara dunia bertahan, sempat tertinggal 102 poin di klasemen setelah Grand Prix Italia akibat terus dibayangi masalah cedera pada bahu kanannya.

Advertisement

Namun, sejak balapan di Mugello, pembalap asal Spanyol itu berhasil memenangi tiga grand prix. Penurunan performa Marco Bezzecchi, yang sebelumnya memimpin klasemen, juga membuat Marquez kembali masuk persaingan gelar.

Setelah Grand Prix Jerman, Marquez kini hanya terpaut 18 poin dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin.

Pada awal musim, Aprilia sempat dipandang sebagai favorit juara. Namun, Ducati dinilai mampu memangkas selisih performa menjelang jeda musim panas.

 


Tak Pikirkan Klasemen

Direktur Olahraga Aprilia Massimo Rivola (kanan). (Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Dalam wawancara dengan Sky Sports, Rivola mengatakan dirinya tidak terlalu memikirkan posisi klasemen saat ini.

Meski begitu, ia menilai Marquez berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar.

"Sejak awal saya selalu mengatakan bahwa kami tidak melihat klasemen, terlebih lagi sekarang," ujar Rivola, dikutip dari Crash.

Ia menegaskan Aprilia memiliki pembalap yang sangat kuat, baik di tim utama maupun tim satelit, serta motor yang kompetitif. Karena itu, ia meyakini perebutan gelar juara dunia akan berlangsung hingga balapan terakhir musim ini.

Rivola juga mengatakan senang bisa menjadi bagian dari persaingan memperebutkan gelar dunia yang melibatkan tim-tim Italia.

 


Tak Akan Menyerah

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, merayakan kemenangannya di podium setelah memenangkan balapan Sprint Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 9 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Kendati menganggap Marquez sebagai favorit dalam berbagai prediksi, Rivola menegaskan Aprilia tidak akan menyerah hingga akhir musim.

Sepanjang musim ini, Ducati dan Aprilia sama-sama telah meraih kemenangan grand prix melalui tiga pembalap berbeda.

Aprilia mengoleksi empat kemenangan lewat Marco Bezzecchi, masing-masing satu kemenangan melalui Jorge Martin dan pembalap Trackhouse, Ai Ogura.

Sementara Ducati membukukan tiga kemenangan melalui Marc Marquez, satu kemenangan lewat Fabio Di Giannantonio dari VR46, serta satu kemenangan melalui Alex Marquez yang membela Gresini.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait