Pep Guardiola Sudah Memutuskan, Bilang No ke Timnas Italia

Pep Guardiola dikabarkan sudah mengambil keputusan, ia menolak melatih Timnas Italia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juli 2026, 21:15 WIB
Meskipun begitu, Pep Guardiola telah memberikan dua gelar juara untuk Manchester City pada musim ini dengan trofi FA Cup dan trofi Carabao Cup. (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola dilaporkan menolak kesempatan untuk menjadi pelatih baru Timnas Italia. Kabar tersebut disampaikan La Gazzetta dello Sport, Sky Sport Italia, dan sejumlah media lainnya, termasuk Football Italia.

Keputusan itu membuat Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, mulai mengalihkan perhatian ke daftar kandidat lain.

Advertisement

Guardiola sebelumnya menjadi satu di antara kandidat impian untuk memimpin era baru Timnas Italia setelah Maldini ditunjuk sebagai direktur teknik dan Leonardo bergabung sebagai penasihat.

Maldini dan Leonardo diketahui terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu untuk bertemu Guardiola.

Keduanya juga sempat membahas perkembangan proses pencarian pelatih dalam pertemuan Majelis Lega Serie A, Kamis waktu setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Maldini mengatakan target idealnya adalah memiliki pelatih baru sebelum akhir pekan. Namun, ia mengisyaratkan proses itu bisa memerlukan waktu lebih lama demi mendapatkan sosok yang benar-benar diinginkan, yang disebut-sebut adalah Guardiola.


Temui Ancelotti

Pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti (tengah), tersenyum di samping penyerang Raphinha (kanan) selama sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 melawan Maroko di Fasilitas Latihan Columbia Park, Morristown, New Jersey, pada 9 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Maldini juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah lebih dulu berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum menemui pelatih asal Spanyol tersebut.

"Idealnya kami sudah memiliki pelatih pada akhir pekan ini. Namun, mungkin akan lebih ideal jika menunggu sosok yang benar-benar kami inginkan," kata Maldini, dikutip dari Football Italia.

"Ada sedikit urgensi, tetapi kami tidak ingin terburu-buru."

"Kami juga tidak bisa menyangkal bahwa kami sempat berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berdiskusi dengan Pep. Kami merasa sudah seharusnya memulai dengan mereka yang kami anggap sebagai pelatih terbaik di dunia. Kami ingin mengetahui gambaran umum mengenai ketersediaan mereka," ungkap Maldini.

Sejak awal, peluang Guardiola menangani Timnas Italia memang dinilai tidak mudah. Satu di antara kendalanya adalah permintaan gaji sebesar 20 juta euro untuk menjadi pelatih Gli Azzurri.


Tantangan Meyakinkan Guardiola

Pep Guardiola, manajer Manchester City. (Bola.com/mancity.com)

Presiden FIGC, Giovanni Malago, sebelumnya mengakui Italia bersedia memberikan pengecualian soal gaji bagi pelatih dengan level tertentu, tetapi angka di atas 10 juta euro per musim dinilai terlalu tinggi bagi FIGC.

Selain persoalan finansial, Italia harus menghadapi tantangan lain untuk meyakinkan Guardiola agar langsung kembali melatih setelah menjalani 10 tahun bersama Manchester City di Premier League.

Sejumlah laporan menyebut Guardiola ingin mengambil waktu istirahat untuk lebih banyak bersama keluarganya.

Menurut La Gazzetta dello Sport pada Jumat ini, Guardiola telah memberi tahu delegasi Italia bahwa dirinya tidak akan menerima jabatan sebagai pelatih Timnas Italia.

La Gazzetta menyebut keputusan itu disampaikan melalui panggilan telepon pada larut malam.

Guardiola dikabarkan sempat mempertimbangkan peluang tersebut secara serius, tetapi menilai proyek yang ditawarkan bukan pilihan yang paling sesuai pada tahap kariernya saat ini.


Kandidat Berikutnya

Andrea Pirlo merupakan mantan pemain sepak bola yang legendaris di liga Italia. Ia ditunjuk untuk menjadi pelatih kepala klub Juventus menggantikan Maurizio Sarri pada tahun 2020. Sayangnya karir kepelatihannya belum secemerlang kala seperti menjadi pemain bola. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Media olahraga ternama di Italia itu juga melaporkan, apabila Guardiola kembali menerima pekerjaan baru, ia menginginkan proyek yang membuatnya terlibat penuh dalam aktivitas tim dan berada di lapangan latihan setiap hari.

Sementara itu, peran sebagai pelatih Timnas Italia mengharuskannya lebih banyak mengandalkan jaringan pencari bakat, staf pelatih, dan para delegasi.

Maldini dan Leonardo sebelumnya juga menyebut proyek baru Timnas Italia diperkirakan membutuhkan waktu delapan hingga 10 tahun untuk mengembalikan tim ke posisi yang diinginkan di level dunia.

Menurut laporan tersebut, jangka waktu itu tidak sesuai dengan tahap karier Guardiola saat ini.

Setelah penolakan Guardiola, Italia, Maldini, dan Leonardo kini mempelajari sejumlah nama alternatif. Untuk sementara, Andrea Pirlo disebut menjadi kandidat berikutnya yang akan didekati delegasi FIGC.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait