Dipimpin Agustiar Sabran, Kepengurusan PB Percasi 2026-2030 Resmi Dilantik

PB Percasi siap memasuki era baru di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 27 Juli 2026, 16:30 WIB
Kepengurusan PB Percasi 2026-2030 dilantik di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Bola.com, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (27/7/2026). Kepengurusan itu dipimpin oleh Agustiar Sabran.

Agustiar Sabran bukan sosok asing di dunia olahraga. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi bos Kalteng Putra. Agustiar adalah politikus senior yang kini masih menjabat sebagai gubernur Kalimantan Tengah. 

Advertisement

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus PB Percasi masa bakti 2026-2030. 

Marciano Norman menekankan bahwa catur merupakan salah satu cabang olahraga strategis yang tidak hanya mengasah strategi, pemikiran, dan sportivitas, tetapi juga terus membanggakan Indonesia di tingkat internasional melalui prestasi.

“Catur berperan pada pembangunan bangsa karena mempelajari catur sejak usia dini membangun generasi yang berpikir strategis, membaca langkah lawan, menghadirkan terobosan untuk mencapai tujuannya,” jelas Marciano.


Harus Produktif

Agustiar Sabran Jadi Kandidat Terkuat Ketum Percasi

Marciano Norman berharap PB Percasi menjadi organisasi yang produktif. Bisa Menjadi cabang olahraga yang menjadi panutan dalan tata kelola organisasi, prestasi atlet dan kompetisinya.

“Mari kita buat bangga Bangsa Indonesia karena prestasi atlet-atletnya,” ajak Marciano Norman.

“Bicara olahraga, kita hanya bicara Merah Putih karena  olahraga pemersatu bangsa. Di olahraga kita bersatu untuk bangsa kita,” tegas Marciano.


Menciptakan Grandmaster

(Foto:Dok.Pemprov Kalteng)

Sementara itu Agustiar Sabran menegaskan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam mengelola olahraga. Hal itu juga akan diterapkan saat ia memimpin PB Percasi.

Selain itu, Agustiar Sabran juga memiliki ambisi yang cukup besar. Ia ingin Indonesia bisa memiliki lebih banyak grandmaster di masa depan, yang diharapkan bisa lebih hebat dari generasi sebelumnya.

"Bangsa ini butuh persatuan, dipastikan setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya, tentunya kita harus terus berkoordinasi dengan pengurus yang lama,” sambungnya. 

“Apalagi apa yang dibuat ketua sebelumnya sangat luar biasa, terbukti banyaknya Grandmaster yang diciptakan beliau,” tandas Agustiar Sabran.