Hasil Hybrid Race Jakarta 2026, Persaingan Ketat Menuju World Championship Qualifiers

Hybrid Race Jakarta 2026 yang berlangsung di NICE pada 27-28 Juni 2026 menghadirkan persaingan di berbagai kategori.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 28 Juli 2026, 19:15 WIB
Hybrid Race Jakarta 2026 yang berlangsung di NICE pada 27-28 Juni 2026 menghadirkan persaingan di berbagai kategori. (Bola.com/Istimewa).

Bola.com, Jakarta - Hybrid Race Jakarta 2026 yang berlangsung di NICE pada 27-28 Juni 2026 menghadirkan persaingan di berbagai kategori. Kejuaraan yang menggabungkan unsur daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan strategi itu juga menjadi ajang perebutan tiket menuju World Championship Qualifiers.

Satu di antara tim yang mencuri perhatian ialah Team Garmin. Mereka menutup kompetisi dengan raihan 19 podium, termasuk delapan gelar juara, serta mengamankan empat tiket menuju World Championship Qualifiers.

Advertisement

Pencapaian tersebut diraih melalui tiga pendekatan dalam pembinaan atlet. Strateginya meliputi perekrutan atlet hybrid ke dalam tim, kolaborasi dengan Hystoric Elite Hybrid Race & Community, serta kemitraan bersama program Built for Podium yang dijalankan Recharge Functional Training.

Sepanjang dua hari perlombaan, para atlet tampil di berbagai kategori, mulai dari Women Pro, Men Pro, Doubles Women Pro, Doubles Men Pro, hingga nomor open dan relay. Total delapan gelar juara menjadi bagian dari 19 podium yang berhasil dikumpulkan.


3 Podium

Gladys Fabiola menjadi satu di antara atlet dengan raihan terbanyak setelah mengoleksi tiga podium. Dia menjadi juara pertama Women Relay U40, serta finis di posisi kedua kategori Women Double 25-29 dan Women Open 25-29.

Carla Piscoso juga mengumpulkan tiga podium. Dia menjadi juara pertama kategori Women Pro Double 30-34 dan Double 30-34, serta finis di posisi ketiga nomor Relay U40.

Matisse Manin meraih dua podium melalui gelar juara Men Double 25-29 dan peringkat ketiga Relay U40. Johnny Tieu juga menyumbang dua podium setelah finis sebagai runner-up Men Double 35-39 dan peringkat ketiga Relay U40.

Chris Erlando turut mempersembahkan dua gelar juara. Dia menjadi yang terbaik pada kategori Men Pro Double 50-54 dan Double 50-54.

Podium lainnya diraih Yannick Douet bersama Sebastien Gautier yang menjadi juara pertama Pro Double 45-49, Josea Setiadi sebagai runner-up Double 35-39, Regita Massaid dan Shevanya Ratna sebagai runner-up Double 16-24, serta Corina Koesliono yang finis di posisi ketiga Double Mix Open 45-49.


Olahraga Apa Hybrid Racing?

Raymond Chambeglain bersama Advent Huang juga meraih posisi ketiga Pro Double Men 40-44, begitu pula Euvann Vianata dan Jason Irman pada Double Men Open 16-24, sedangkan Mona Uli Magenda finis di peringkat ketiga kategori Pro Women 45-49.

Selain mengoleksi banyak podium, empat atlet dari tim tersebut juga memastikan tempat di World Championship Qualifiers. Hasil itu menjadi bagian dari pengembangan atlet hybrid race yang dijalankan secara berkelanjutan.

"Pencapaian di Hybrid Race Jakarta 2026 menunjukkan bahwa performa terbaik tidak hanya dibangun dari latihan keras, tetapi juga dari pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi tubuh dan progres latihan. Garmin ingin terus menjadi bagian dari perjalanan para atlet, baik mereka yang sudah berada di level elite maupun talenta baru yang sedang dibangun untuk naik podium," ujar Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani.

Hybrid racing adalah cabang olahraga yang menuntut keseimbangan antara daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan strategi. Atlet juga dituntut mampu mengatur ritme, mengelola pemulihan, serta menjaga konsistensi performa sepanjang perlombaan.