Bola.com, Jakarta - Barcelona dilaporkan sedang menjalani penyelidikan oleh Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) menyusul upaya mereka merekrut penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Juara bertahan La Liga itu menjadikan striker asal Argentina tersebut sebagai target utama untuk menggantikan Robert Lewandowski, yang meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer dan bergabung dengan Chicago Fire di Major League Soccer (MLS).
Barcelona kemudian mengajukan tawaran senilai 100 juta euro untuk Alvarez. Namun, Atletico Madrid langsung menolaknya sehingga saga transfer kedua klub berkembang menjadi perseteruan yang berlangsung secara terbuka.
Atletico berulang kali menegaskan Alvarez tidak dijual, meski sang pemain disebut menginginkan kepindahan.
Di sisi lain, Barcelona tetap berupaya mendekati penyerang berusia 26 tahun itu, bahkan ketika Atletico menyindir langkah tersebut melalui unggahan pengumuman transfer palsu di media sosial.
Pada 30 Juni lalu, Atletico akhirnya melayangkan pengaduan resmi kepada RFEF. Sebulan berselang, The Athletic melaporkan Barcelona kini diselidiki atas dugaan melakukan pendekatan yang dinilai tidak semestinya terhadap Alvarez.
Atletico Laporkan Barcelona
Atletico menuding Barcelona menghubungi Alvarez, yang masih terikat kontrak hingga 2030, di luar periode bursa transfer yang diizinkan. Klub ibu kota Spanyol itu juga menilai telah terjadi pelanggaran etika dalam proses tersebut.
Direktur Eksekutif Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, sebelumnya juga telah menyampaikan keberatan terhadap tindakan Barcelona dan mengancam akan menempuh jalur hukum.
"Barcelona tidak menghormati kami. Mereka menganggap bisa bertindak semaunya terhadap kami dan mengira kami lemah serta bodoh. Padahal, mereka justru memperlihatkan kepada dunia cara mereka bertindak," kata Gil Marin kepada EFE, dikutip ESPN.
"Mereka berbohong kepada kami, kepada pemain, kepada media, bahkan kepada para suporternya sendiri. Mereka mencoba membuat semua orang percaya bahwa mereka bisa menyelesaikan transfer yang sebenarnya tidak mampu mereka lakukan."
"Tanggung jawab kami adalah melindungi kepentingan Atletico Madrid. Karena itu, kami akan mengajukan pengaduan kepada FIFA terhadap Barcelona karena bernegosiasi dengan pemain yang masih terikat kontrak selama periode perlindungan," imbuh Gil Marin.
Barcelona Siap Ajukan Banding
Barcelona disebut akan mengajukan banding atas pengaduan Atletico Madrid. Meski demikian, menurut Marca, klub asal Katalonia itu tidak ingin persoalan tersebut berlangsung terlalu lama.
Pada bursa transfer musim panas ini, Barcelona sudah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi untuk membantu mengisi produktivitas gol yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Lewandowski.
Kedatangan keduanya juga menambah pilihan bagi pelatih Hansi Flick setelah Marcus Rashford kembali ke Manchester United.
Barcelona masih ingin menuntaskan transfer Alvarez sebelum bursa transfer ditutup. Namun, hubungan dengan Atletico disebut makin memburuk sehingga peluang tercapainya kesepakatan ikut mengecil.
Pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone, juga dikabarkan tidak berniat melepas penyerang andalannya tersebut.
Atletico sebelumnya juga menolak tawaran Real Madrid senilai 150 juta euro untuk Alvarez. Sejak bergabung dari Manchester City menjelang musim 2024/2025, Alvarez telah mencetak 49 gol dalam 106 pertandingan bersama Atletico.
Sorotan berikutnya akan tertuju kepada Alvarez pada 10 Agustus mendatang, saat ia diperkirakan kembali bergabung dengan skuad Atletico usai menjalani libur setelah Piala Dunia 2026. Di Piala Dunia 2026, Alvarez mencetak satu gol dan membawa Argentina finis sebagai runner-up.
Sumber: SI