Perbandingan Market Value Timnas Indonesia Vs Singapura Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Jomplang Bak Bumi dan Langit!

Membedah nilai pasar Timnas Indonesia dibandingkan Singapura. Begitu jomplang.

Bola.com, Jakarta - Duel Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga perdana Grup A Divisi Utama FIFA ASEAN Cup 2026 menyajikan perbandingan yang mencolok. Jika dibandingkan, harga pasar kedua tim terpaut sangat jauh.

Menurut jadwal, pertemuan Timnas Indonesia versus Singapura akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (26-9-2026) pukul 20.00 malam.

Dari segi kekuatan, skuad Garuda dan The Lions bisa sama-sama menurunkan komposisi terbaik. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di tengah kalender FIFA sehingga semua pemain bisa dipanggil.

Namun, Timnas Indonesia ternyata punya kekuatan yang jauh lebih mencolok dibandingkan Singapura, terutama apabila komparasinya adalah market value alias harga pasar.

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Nilai Pasar Skuad Garuda

Di FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memanggil 23 pemain untuk bertanding. Dari semua pemain ini, total nilai pasar skuad Merah Putih mencapai Rp375,18 miliar.

Melihat komposisinya, sederet pemain abroad masih menjadi penyumbang nilai pasar terbesar, terutama yang bermain di kompetisi top Eropa seperti Kevin Diks (Rp86,91 miliar), Emil Audero (Rp48,67 miliar), hingga Calvin Verdonk (43,45 miliar).

Setelah itu, masih ada pemain-pemain dengan nilai pasar yang tinggi seperti Maarten Paes (Rp34,76 miliar), Dean James (Rp29,55 miliar), hingga Justin Hubner (Rp17,38 miliar), dan Thom Haye (Rp15,64 miliar).

Sebetulnya, nilai pasar ini masih bisa melonjak lebih tinggi andai kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bisa bergabung.

Sayangnya, pemain dengan nilai pasar Rp243,34 miliar itu harus menepi karena mengalami cedera.

Jomplang Dibanding Singapura

Nilai pasar Timnas Indonesia itu memang terhitung jomplang bak bumi dan langit apabila dibandingkan Singapura. Pasalnya, The Lions menjadi tim dengan nilai pasar terendah di Divisi Utama FIFA ASEAN Cup 2026 ini.

Secara keseluruhan, total nilai pasar 23 nama pemain yang dipanggil pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, ini hanya menyentuh Rp59,10 miliar.

Ini merupakan total market value paling rendah dibandingkan semua kontestan.

Untuk saat ini, pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad The Lions ialah Harhys Stewart (Rp6,08 miliar).

Gelandang berusia 25 tahun ini menjadi salah satu pemain abroad di Timnas Singapura. Dia bermain untuk klub Thailand, Chiangrai United,.

Setelah itu, total nilai pasar ini ditopang tiga pemain dengan nilai pasar Rp4,35 miliar, yakni Kyoga Nakamura, Shah Shariran, hingga Ryhan Stewart.

Sementara itu pemain-pemain lainnya memang lebih banyak berkompetisi di dalam negeri.

Bak Bumi dan Langit

Perbandingan nilai pasar inilah yang tampaknya bakal menjadi satu di antara ukuran atau indikator yang membedakan kualitas antara pemain-pemain Timnas Indonesia dan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.

Pasalnya, total nilai pasar seluruh pemain Timnas Singapura yang mencapai Rp59,10 miliar, masih kalah dari pemain dengan harga pasar tertinggi di skuad Garuda, yakni Kevin Diks dengan Rp89,91 miliar.

Video Populer

Foto Populer