Bola.com, Jakarta - Ketertarikan Arsenal terhadap Vinicius Junior belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Jika winger asal Brasil itu benar-benar bergabung, ia akan menjadi satu di antara rekrutan terbesar dalam sejarah klub.
Arsenal memang tidak memiliki riwayat panjang dalam merekrut pemain langsung dari Real Madrid. Hanya ada sedikit rekam jejak perpindahan pemain dari Madrid ke London Utara tersebut.
Meski begitu, setiap transfer menghadirkan hasil yang berbeda-beda, mulai dari yang kurang memuaskan hingga menjadi sosok penting bagi The Gunners.
Berikut peringkat lima pemain yang pernah direkrut Arsenal langsung dari Real Madrid.
5. Davor Suker
Secara kualitas sebagai pemain, Davor Suker sebenarnya layak berada beberapa tingkat lebih tinggi dalam daftar ini. Namun, penilaian tersebut didasarkan pada kiprahnya bersama Arsenal.
Di Highbury ia tidak mampu menunjukkan performa seperti saat meraih berbagai trofi bersama Real Madrid maupun ketika tampil gemilang di Piala Dunia 1998.
Arsenal mengeluarkan dana 3,5 juta poundsterling untuk mendatangkannya pada 1999. Nilai tersebut memang bukan transfer yang sangat besar, tetapi juga tidak bisa dibilang kecil pada masa itu.
Suker bukanlah kegagalan total karena mampu mencetak delapan gol dari 22 penampilan di Premier League. Namun, ia juga tidak bisa disebut sebagai rekrutan yang benar-benar sukses.
Suker gagal menggantikan peran Nicolas Anelka yang hengkang ke Real Madrid pada musim panas tersebut. Beruntung bagi Arsenal, Thierry Henry yang datang sehari kemudian mampu mengisi kekosongan itu.
4. Dani Ceballos (Pinjaman)
Dani Ceballos disebut sebagai gambaran awal era kepelatihan Mikel Arteta di Arsenal. Ia tampil cukup baik dan menunjukkan potensi, tetapi pada akhirnya dinilai belum cukup bagus untuk menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Ceballos memiliki karakter khas gelandang Spanyol dengan kemampuan teknik yang baik dan mampu menjaga aliran permainan. Namun, ia dinilai tidak memiliki kualitas yang mampu membuat penggemar terpukau seperti Santi Cazorla, Thiago Alcantara, David Silva, atau Juan Mata.
Meski begitu, Ceballos tetap layak mendapat apresiasi atas penampilannya ketika Arsenal mengalahkan Chelsea pada final Piala FA 2020. Namun, fakta bahwa dua periode peminjamannya tidak pernah berubah menjadi transfer permanen sudah cukup menggambarkan perjalanannya.
Setelah kembali ke Real Madrid, ia juga menghabiskan lima musim sebagai pemain pelapis yang tidak terlalu menonjol.
3. Julio Baptista (Pinjaman)
Julio Baptista, yang dijuluki "La Bestia", dikenal sebagai pemain yang sulit diprediksi. Dalam satu momen ia bisa tampil seperti pemain kelas dunia, tetapi pada momen berikutnya justru terlihat kesulitan melakukan hal-hal sederhana.
Penempatannya di atas dua mantan juara Liga Champions mungkin terasa mengejutkan. Namun, dalam sepak bola, momen dan kenangan juga memiliki nilai tersendiri. Baptista meninggalkan kesan yang sulit dilupakan selama berseragam Arsenal.
Salah satu alasan utamanya adalah keberhasilannya mencetak empat gol ke gawang Liverpool di Anfield, sesuatu yang tidak pernah dilakukan Suker maupun Ceballos. Selain itu, statusnya sebagai pemain pinjaman membuat Arsenal tidak mengambil risiko besar apabila transfer tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
2. Mesut Ozil
Mesut Ozil menjadi pemain yang membuat pendukung Arsenal bermimpi sekaligus memunculkan banyak perdebatan. Pada awal kedatangannya dari Real Madrid, ia dianggap sebagai rekrutan yang mampu mengubah kualitas tim.
Antusiasme terhadap transfernya menjadi satu di antara yang terbesar pada era Stadion Emirates. Ozil kemudian membalas kepercayaan tersebut melalui banyak assist, berbagai momen brilian, serta membantu Arsenal meraih dua gelar Piala FA ketika klub sedang kesulitan meraih trofi lainnya.
Hubungannya dengan Mikel Arteta akhirnya memburuk seiring perubahan gaya permainan yang mulai meninggalkan peran klasik nomor 10. Namun, pada masa terbaiknya, Ozil tetap menjadi satu di antara pemain paling menghibur di Premier League.
1. Martin Odegaard
Martin Odegaard menempati posisi pertama dalam daftar ini.
Kapten tim asal Norwegia tersebut berhasil membawa Arsenal meraih gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 22 tahun.
Pencapaian tersebut dinilai sudah cukup menjadi alasan mengapa Odegaard layak disebut sebagai rekrutan terbaik Arsenal dari Real Madrid.
Sumber: PlanetFootball
Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan