Rapor Merah Timnas Indonesia setelah Dipermalukan Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026: Lengah!

Berikut rapor Timnas Indonesia saat ditekuk Vietnam.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 12:30 WIB
Penyerang Vietnam Nguyen Xuan Son (tengah) merayakan gol ketiga bersama rekan-rekannya ke gawang Timnas Indonesia pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Vietnam menang 3-0 atas Timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut. (KLY/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akhirnya menemukan ujian yang sesungguhnya di Piala AFF 2026. Tim besutan John Herdman itu dipermalukan 0-3 oleh Vietnam di matchday ketiga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Padahal, tim merah putih turun dengan komposisi terbaik di ajang ini.

Mitchel Bakker, Tom Haye, Rizky Ridho dan lainnya turun sejak menit awal. Tapi, justru mereka sepertinya lengah. Vietnam sudah mencetak dua gol ketika laga baru berjalan 14 menit, yakni lewat Nguyen van Vi dan Nguyen Hai Long. Sedangkan gol ketiga Vietnam lahir lewat Nguyen Xuan Son pada menit 69.

Advertisement

Ini jadi pukulan telak bagi Indonesia. Thom Haye dkk. digadang jadi kandidat kuat juara. Namun, kenyataannya justru dihancurkan Vietnam didepan publik sendiri. Mantan pemain Timnas Indonesia era 90-an, I Made Pasek Wijaya ikut menyayangkan kekalahan ini.

“Tentu ikut sedih melihat kekalahan ini. Sepertinya, ada kelengahan. Atau kaget karena Vietnam main dengan fighting spirit tinggi,” kata pria yang kini jadi pelatih Bali United U-20 ini.

Tapi, dia melihat jika masih ada waktu untuk bangkit bagi Timnas Indonesia. Yakni saat melawan Singapura di partai terakhir Grup A. Jika meraih kemenangan, tiket ke semifinal ada dalam genggaman. “Masih ada waktu untuk memperbaiki performa tim. Jadi, ini bukan akhir. Kami yakin tim ini masih bisa berbicara banyak di Piala AFF,” harapnya.

Timnas Indonesia seperti terkejut dengan permainan Vietnam. Maklum, sebelumnya Indonesia menghadapi dua lawan ringan, yakni Kamboja dan Timor Leste. Sehingga pemain Indonesia tak terlalu banyak menerima tekanan. Berbeda dengan Vietnam yang bermain militan dengan pressing ketat, sehingga Mitchel Bakker yang sudah mencetak 4 gol dalam dua laga sebelumnya dibuat tak berkutik.

Berikut rapor Timnas Indonesia saat ditekuk Vietnam.


Belakang

Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata melompat untuk mengamankan bola hasil tendangan pemain Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam dan turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A. (KLY/Budy Santoso)

Kiper

Nadeo Argawinata: 5

Tiga gol bersarang ke gawangnya. Nadeo selalu dibuat salah langkah dengan finishing touch pemain Vietnam yang mencatatkan namanya di papan skor.

Belakang

Rizky Ridho: 6

Bisa dibilang laga ini jadi mimpi buruk bagi Ridho. Gol pertama Vietnam berasal dari kesalahannya. Karena kontrol bola yang dilakukan Ridho tak sempurna sehingga diserobot lawan. Area kanan pertahanan juga seringkali diterobos pemain Vietnam.

Jordi Amat: 6,5

Permainannya tak terlalu buruk. Dia jadi pemain paling banyak melakukan intersep. Yakni 6 kali. Meskipun beberapa kali dia harus kewalahan menutup kecepatan serangan Vietnam.

Shayne Pattynama: 6

Bek asal Persija Jakarta ini sudah berjuang keras. Cukup sering dia mengamankan bola liar yang bergulir di area pertahanan Indonesia. Tapi, Shayne juga tak sanggup mematikan gerakan penyerang lawan. Seperti yang terlihat di gol terakhir Vietnam.


Tengah

Pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders (atas), berduel dengan pemain Vietnam, Pham Xuan Manh, pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Eliano berupaya memenangkan perebutan bola untuk membuka peluang serangan, namun Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Meski kalah, skuad Garuda masih menjaga asa lolos ke semifinal dengan syarat wajib mengalahkan Singapura pada laga terakhir Grup A. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Eliano Reijnders: 6,5

Dua kali dia tercatat memberikan key pass ke lini depan. Sayang, tak ada yang bisa menuntaskannya menjadi gol. Tapi di sisi lain, sektor kanan jadi posisi yang cukup sering dijadikan celah bagi serangan Vietnam.

Tom Haye: 6,5

Sang profesor kesulitan mengatur irama permainan di laga ini. Karena pemain Vietnam selalu menutup ruang umpannya. Tom juga dapat kawalan ketat. Di awal laga, dia dibuat tersungkur karena pinggangnya dihantam lutut lawan.

Marc Klok: 6

Kontribusinya tak terlalu terlihat. Dia kesulitan memutus serangan lawan dari lini tengah.

Ivar Jenner: 6,5

Penyeimbang lini tengah ini tak bisa berbuat banyak. Ivar kalah agresif dengan pemain tengah lawan. Tapi, dia punya 71 umpan sukses di laga ini. Hanya saja, tidak banyak umpan yang membahayakan pertahanan lawan.

Dony Tri Pamungkas: 6,5

Bisa dibilang dia jadi pemain yang paling sibuk di babak pertama. Dony aktif membantu pertahanan. Namun juga tetap aktif membantu serangan dengan akselerasinya di sektor kiri. Hanya saja dia kehabisan tenaga di pertengahan babak kedua.

 


Depan

Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menunjukkan ekspresi kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3 dalam pertandingan tersebut. (KLY/Budy Santoso)

Mitchell Baker: 6,5

Memiliki beberapa peluang di laga ini. Namun, tidak ada yang bisa dituntaskan menjadi gol. Mitchell kehilangan ketenangan didepan gawang karena selalu dapat gangguan ketika melakukan finishing.

Ragnar Oratmangoen: 6

Ruang geraknya dikunci pemain belakang Vietnam, sehingga dia sulit berkolaborasi dengan tandemnya, Mitchel Baker di lini depan. Padahal Ragnar biasanya sangat mudah membongkar pertahanan lawan dengan kecepatannya.

 


Pengganti

Beckham Putra: 6

Dia diharapkan bisa mengubah situasi di babak kedua. Namun, tidak banyak perubahan yang diberikannya. Permainan Indonesia masih bisa dibaca pertahanan Vietnam.

Tim Geypens: 6

Karena Indonesia kesulitan menembus pertahanan Vietnam, Gyepens dimasukkan untuk lebih banyak mengirimkan umpan crossing dari sisi kiri. Dia punya kelebihan tersebut. Tapi, Geypens juga tidak punya banyak momen saat membantu serangan di laga ini.

Jens Raven: 6

Dengan posturnya yang jangkung, Indonesia berharap lebih banyak mengancam gawang Vietnam dengan bola atas. Tapi, Jens juga tak punya banyak peluang di laga ini.

Rizky Eka Pratama: 6,5

Pemain pengganti yang sempat memberi harapan untuk Indonesia. Ketika masuk, Rizky berani melakukan akselerasi dan melakukan finishing ke gawang Vietnam. Sayang, aksi-aksinya masih tidak membuat Indonesia pecah telur.

Rayhan Hannan: 5,5

Jadi pemain paling akhir yang dimasukkan. Di menit 90 dia baru turun menggantikan Ivar Jenner, sehingga Rayhan tak punya waktu untuk berkontribusi.

Berita Terkait