Rodri Pilih Barcelona Ketimbang Real Madrid, Seperti Apa Lini Tengah Los Blancos Musim 2026/2027?

Gelandang Manchester City itu sebelumnya dianggap sebagai kepingan terakhir yang dibutuhkan Los Blancos untuk memperkuat lini tengah.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 08 Agustus 2026, 13:00 WIB
Real Madrid - Ilustrasi Logo Real Madrid (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Keputusan Rodri untuk memilih Barcelona ketimbang Real Madrid menjadi salah satu kejutan terbesar dalam bursa transfer musim panas.

Gelandang Manchester City itu sebelumnya dianggap sebagai kepingan terakhir yang dibutuhkan Los Blancos untuk memperkuat lini tengah.

Advertisement

Namun, kegagalan mendapatkan Rodri tidak lantas membuat Real Madrid panik. Klub ibu kota Spanyol itu diyakini tetap tenang dan kini mulai memikirkan solusi dari dalam skuad untuk menghadapi musim depan.

Rodri dinilai memiliki profil yang sangat sesuai dengan kebutuhan Real Madrid. Pengalamannya, kemampuan mengontrol permainan, progresi bola, hingga ketenangannya menghadapi tekanan membuatnya dianggap sebagai sosok ideal untuk mengorganisasi lini tengah.

Namun, Real Madrid memiliki prinsip sederhana: pemain yang ingin bergabung dipersilakan datang, tetapi klub tidak akan memaksakan diri mengejar pemain yang tidak sepenuhnya berkomitmen.

Rodri pada akhirnya memilih Barcelona. Keputusan tersebut membuat Real Madrid menghentikan pengejarannya. Ada pula faktor yang membuat Madrid sebelumnya tidak sepenuhnya yakin.

Rodri pernah mengalami cedera ACL dan musim lalu harus melewatkan hampir 30 pertandingan akibat berbagai masalah kebugaran, termasuk cedera hamstring, pangkal paha, dan lutut. Ia juga sempat menjalani operasi punggung.

Dengan usia Rodri yang telah mencapai 30 tahun, risiko kebugaran menjadi pertimbangan serius bagi Real Madrid.

Jika Rodri mampu menjaga kondisi fisiknya dalam tiga hingga lima tahun ke depan, Barcelona tentu mendapatkan tambahan luar biasa.

Namun, Real Madrid juga bisa saja merasa keputusan untuk tidak merekrutnya merupakan langkah tepat apabila masalah cedera kembali menghantuinya.

 
 

5 Kandidat Berebut 2 Posisi

Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Menurut laporan COPE, Real Madrid kini tidak berencana mendatangkan pemain baru. Jika kabar tersebut benar, Jose Mourinho harus mencari solusi dari skuad yang tersedia.

Saat ini ada lima pemain yang bisa memperebutkan dua posisi di lini tengah yang lebih dalam, yakni Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Fede Valverde, Bernardo Silva, dan Arda Guler.

Jude Bellingham diperkirakan tetap menjadi pemain nomor 10 dalam sistem Mourinho. Pertarungan menarik justru terjadi di belakangnya.

Tchouameni, Camavinga, dan Valverde menawarkan kekuatan fisik serta kemampuan bertahan. Namun, kombinasi ketiganya dianggap belum memberikan kreativitas dan kontrol permainan yang cukup.

Opsi memainkan Guler atau Bernardo Silva di lini tengah bisa menjadi solusi yang lebih menarik.


Guler dan Bernardo Jadi Kunci

Selebrasi Arda Guler dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (AP Photo/Lennart Preiss)

Arda Guler menjadi salah satu pemain yang berpotensi mendapat keuntungan terbesar dari kegagalan mendapatkan Rodri.

Pemain Turki tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi salah satu titik terang Real Madrid musim lalu.

Kemampuannya mengontrol bola, membaca permainan, serta memberikan kontribusi dalam situasi ofensif membuatnya layak mendapatkan kepercayaan lebih besar.

Masalahnya, memasang Guler lebih dalam berarti Mourinho harus berani memberinya tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Sementara di sisi lain, Bernardo Silva juga tidak boleh buru-buru dicap sebagai rekrutan yang salah. Performa Portugal di Piala Dunia memang mengecewakan, tetapi situasi di tim nasional tidak sepenuhnya mencerminkan kualitasnya.

Di Manchester City, Bernardo sempat bermain lebih dalam sehingga produktivitas serangannya menurun. Namun, kemampuan mengumpan dan bertahannya tetap menjadi kekuatan penting. Pengalaman juga bisa memberikan kepemimpinan yang dibutuhkan Real Madrid.


Mourinho Tetap Diharapkan Menemukan Jawaban

Kegagalan mendapatkan Rodri membuat lubang di lini tengah Real Madrid makin terlihat. Trio Tchouameni-Valverde-Camavinga mungkin menawarkan keseimbangan, tapi tidak terlalu menjanjikan dari sisi kreativitas dan kontrol permainan.

Kombinasi salah satu dari Guler atau Bernardo dengan dua gelandang lainnya bisa menjadi pilihan yang lebih menarik.

Situasi ini juga memperlihatkan dilema Real Madrid. Mereka membutuhkan gelandang elite yang mampu menjadi pengatur permainan, tetapi tidak ingin mendatangkan pemain baru hanya untuk menghambat perkembangan Guler.

Pada akhirnya, keputusan tersebut berada di tangan Mourinho. Pelatih asal Portugal itu memiliki rekam jejak transfer yang sangat baik dan kini dituntut menemukan formula terbaik dari pemain yang sudah tersedia.

Rodri mungkin memilih Barcelona. Namun bagi Real Madrid, musim baru tetap harus berjalan. Dan jika Mourinho mampu memaksimalkan Guler, Bernardo, Valverde, Tchouameni, serta Camavinga, kegagalan mendapatkan sang gelandang Spanyol bisa saja segera terlupakan.

Sumber: Managing Madrid

Berita Terkait