Ironi Besar di Balik Kepindahan Ferran Torres dari Barcelona ke PSG

Ferran Torres ingin tinggalkan Barcelona demi PSG, ironisnya malah terancam jarang jadi starter.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Agustus 2026, 20:00 WIB
Penyerang asal Spanyol milik Barcelona, ​​Ferran Torres (nomor punggung 7), merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, ​​pada 10 Mei 2026. (Josep LAGO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Ferran Torres di Barcelona kembali menjadi sorotan. Penyerang asal Spanyol itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas yang penuh perubahan bagi dirinya.

Menurut jurnalis Florian Plettenberg, PSG telah mencapai kesepakatan dengan Ferran. Pembicaraan langsung antara PSG dan Barcelona juga telah dimulai.

Advertisement

Marca kemudian melaporkan Ferran telah berkomitmen untuk bermain di Paris selama empat musim ke depan. PSG disebut akan membayar sekitar 50 juta euro untuk mendapatkan jasanya.

Kepindahan tersebut terjadi setelah Barcelona sempat ragu memberikan kontrak baru kepada Ferran. Padahal, kontrak pemain berusia 26 tahun itu bersama Barcelona akan berakhir pada akhir musim depan.

Ferran mengalami peningkatan tajam dalam nilai dan sorotan terhadap dirinya setelah mencetak gol penentu kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2026 pada 20 Juli.

Sejak saat itu, ia menjalani berbagai agenda media dan beberapa kali memberikan pernyataan yang samar mengenai masa depannya di Camp Nou ketika rumor ketertarikan PSG makin kuat.

Kurang dari sepekan lalu, Ferran bahkan mengatakan Barcelona harus menunjukkan bahwa mereka menginginkannya. Namun, justru PSG yang kemudian menunjukkan keseriusan tersebut.


Penyerang Tengah Murni

Selebrasi Ferran Torres saat Spanyol mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026 (AFP)

Jika transfer Ferran ke PSG terealisasi, Barcelona akan menghadapi persoalan di lini depan. Hansi Flick memang berpotensi memiliki delapan pemain yang berstatus juara Piala Dunia pada musim depan, tetapi tidak akan memiliki penyerang tengah murni di tim utama.

Ferran merupakan satu-satunya pemain nomor 9 yang tersisa di skuad Flick setelah Robert Lewandowski bergabung dengan Chicago Fire pada musim panas ini.

Kepergian Ferran akan meninggalkan lubang di lini serang Barcelona. Raphinha dan Lamine Yamal memiliki kemampuan masing-masing, tetapi Barcelona tetap membutuhkan penyerang utama yang tajam.

Barcelona juga memiliki dua pemain baru, Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, yang mampu dimainkan sebagai penyerang. Namun, posisi yang lebih cocok bagi keduanya adalah di sisi sayap.

Keduanya juga dinilai sulit menggantikan produktivitas Lewandowski. Penyerang senior asal Polandia itu mencetak 120 gol dalam 193 pertandingan bersama Barcelona.

Barcelona masih berharap bisa mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Namun, belum banyak perkembangan dalam upaya tersebut karena pelatih Diego Simeone tidak ingin kehilangan sang pemain.

Selain itu, Barcelona kembali memiliki peluang mendatangkan striker Hoffenheim, Fisnik Asllani. Pemain yang sebelumnya pernah menjadi target Barcelona itu kembali tersedia setelah kepindahannya ke RB Leipzig batal pada saat-saat terakhir.


Apakah Torres Mengambil Keputusan Tepat?

Ekspresi Ferran Torres usai membobol gawang Real Betis di lanjutan La Liga musim 2025/2026, Minggu (7/12/2025) (AP Photo/Manu Reino)

Satu di antara alasan Ferran ingin meninggalkan Barcelona adalah keinginan mendapatkan waktu bermain lebih banyak.

Selama beberapa tahun, Ferran berada di bawah bayang-bayang Lewandowski sebelum akhirnya mendapatkan tempat di tim utama pilihan Flick pada musim lalu.

Namun, performa Ferran tidak selalu konsisten. Ia pernah mencetak hattrick dalam satu pertandingan, tetapi kemudian menjalani periode panjang tanpa memberikan dampak berarti. Situasi itu membuat Flick kembali melakukan rotasi terhadap dua penyerangnya.

Ferran akhirnya menutup musim 2025/2026 dengan torehan 21 gol dari 49 pertandingan. Setelah itu, ia mencetak satu gol di Piala Dunia 2026, yang sekaligus menjadi gol terpenting dalam turnamen tersebut.

PSG tentu menjadi tawaran yang sulit diabaikan setelah dominasi mereka dalam dua musim terakhir. Namun, ada ironi jika Ferran memang memilih pindah ke Paris demi mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.


Peluang Main

Ferran Torres dari Barcelona mengambil bola saat para pemain Real Madrid merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)   

SI menulis, di PSG, peluang Ferran menjadi starter permanen justru disebut lebih kecil dibandingkan jika ia bertahan di Barcelona untuk musim 2026/2027.

"Posisi utama di Barcelona akhirnya berada dalam genggamannya setelah lima musim berusaha mendapatkannya. Namun, Ferran kini memilih meninggalkan Camp Nou menuju Parc des Princes," tulis SI.

Di PSG, lini depan diisi Ousmane Dembele, yang berada di antara Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia.

Luis Enrique memang dikenal sering melakukan rotasi pemain, terutama menjelang akhir musim ketika persaingan di Liga Champions makin ketat. Karena itu, Ferran tetap berpeluang mendapatkan kesempatan bermain di Ligue 1.

"Meski begitu, sulit membayangkan Ferran mendapatkan menit bermain dan sorotan yang selama ini diinginkannya, di PSG. Kondisi tersebut membuat keputusan untuk pindah dari Barcelona ke Paris menjadi tanda tanya," lanjut SI.

 

Sumber: SI

Penulis: Arif Anggara Mulya

Berita Terkait