Kata-Kata Asisten Pelatih Sabah FC setelah Libas Bali United di Dewata Challenge Series 2026

Sabah FC membuat Bali United tak berdaya dengan skor pada laga perdana Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (13/8/2026).

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 14 Agustus 2026, 05:45 WIB
Aksi winger Bali United Rahmat Arjuna saat menghadapi Sabah FC dalam laga uji coba bertajuk Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (13/8/2026) malam WIB. (Dok. Bali United)

Bola.com, Gianyar - Sabah FC membuat Bali United tak berdaya dengan skor pada laga perdana Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (13/8/2026).

Serdadu Tridatu harus puas menelan kekalahan 1-2. Kemenangan itu membuat Pelatih Sabah FC, Juan Torres Garrido, cukup senang.

Advertisement

Pekan depan, Malaysia Super League 2026/2027 sudah dimulai dan menghadapi Bali United, menjadi modal yang menjanjikan.

​"Ya, ini kan masih pramusim. Menang selalu menjadi hal yang bagus dan memuaskan. Namun bagi kami, ini lebih ke arah persiapan karena liga kami akan dimulai pekan depan. Kami puas karena bisa memberi kesempatan main 90 menit penuh bagi beberapa pemain, jadi ini upaya untuk bersiap menyambut bergulirnya liga,” kata Juan Torres Garrido selepas laga. 

Saat ditanya apakah kemenangan menghadapi Bali United berkat pengalamannya menjadi Asisten Pelatih Persis Solo dua musim lalu, arsitek asal Spanyol tersebut membantahnya. Menurutnya, banyak perkembangan signifikan yang terjadi di persepakbolaan Indonesia dalam dua tahun terakhir.

“Jadi, timnya sudah banyak berubah. Yang saya tahu tentang Bali United, tentu saja mereka tim yang bagus, dan kami paham gaya permainan yang akan mereka tampilkan. Tapi jujur saja, kalau dilihat tadi, mereka memainkan 10 pemain asing di awal laga, hal seperti ini kan tidak bisa terjadi di kompetisi resmi,” tegasnya.

“Jadi, fokus kami bukan hanya menyiapkan laga atau menganalisis lawan, melainkan lebih ke persiapan internal tim kami sendiri dan apa yang menjadi fokus kami,” tambahnya.

 


Soroti Kekuatan Persib

Persib Bandung. (Bola.com/Persib Bandung).

Terkait pertandingan menghadapi Persib Bandung, ia tidak mau terlalu memikirkannya. Baginya, Persib masih dengan kekuatan yang sama meskipun posisi pelatih mereka sudah berubah dari Bojan Hodak dan sekarang dinahkodai Igor Tolic.

Ia menganggap, karakter permainan Persib tetap sama karena jajaran pelatih dan tim teknis Maung Bandung tidak banyak berubah. Menurutnya, Persib tetap menjadi tim terbaik di Indonesia dan ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk Sabah FC.

“Jadi, kami mengantisipasi salah satu tim terbaik di Indonesia. Begitulah, ini bakal jadi tantangan yang bagus. Masalah kami hanya satu, kami cuma punya waktu istirahat satu hari. Jadi, tantangannya adalah bagaimana menjaga kondisi fisik tetap prima dan menghindari cedera akibat jadwal padat ini,” tutupnya.

 

Berita Terkait