Shin Tae-yong Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dalam Menyiapkan Persija Menuju BRI Super League 2026/2027

Persija Jakarta mengejar target juara di BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 14 Agustus 2026, 21:00 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tersenyum usai timnya mengalahkan PSMS Medan 4-1 pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Kemenangan tersebut menjaga peluang Macan Kemayoran melaju ke semifinal, yang akhirnya dipastikan setelah Persebaya Surabaya menaklukkan Port FC 2-1 pada laga penutup Grup B. Persija selanjutnya akan menghadapi rival klasiknya, Persib Bandung, pada babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta terus menempa diri di Thailand lewat program pemusatan latihan. Kedisiplinan menjadi faktor penting dalam mematangkan ketangguhan fisik dan taktikal untuk menyambut Super League 2026/2027.

Latihan diterapkan dua kali dalam sehari untuk mengakomodasi target tersebut. Sesi latihan pagi berfokus pada program fisik, sedangkan sesi sore diarahkan pada materi taktikal.

Advertisement

Intensitas latihan yang terus dijaga oleh para pemain Persija diharapkan mampu mengoptimalkan kesiapan fisik para pemain sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap skema permainan yang diinginkan.

Namun, seluruh program tersebut harus ditunjang dengan kedisiplinan para pemain selama mengikuti pemusatan latihan.

Kedisiplinan yang dimaksud tidak hanya diterapkan di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan.


Harus Disiplin

Jordi Amat dan Shin Tae-yong di konferensi pers jelng laga Timnas Indonesia Vs Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menyatakan pemain asuhannya harus mampu memaksimalkan waktu jeda yang ada untuk beristirahat agar kondisi dan kebugaran tubuh tetap terjaga.

"Menurut saya, para pemain kami sekarang sudah memahami disiplin dalam kebebasan yang diberikan. Jadi, mereka menjalankannya dengan sangat baik," kata Shin Tae-yong.

Bagi Shin Tae-yong, kebebasan yang diberikan kepada pemain tetap memiliki batas dan tanggung jawab.

Pemain dituntut mampu memahami kapan waktunya berlatih dengan maksimal dan kapan harus memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi tubuh.


Persiapan Menuju Musim yang Berat

Persija Jakarta menjalani pemusatan latihan di Thailand jelang berlaga di BRI Super League 2026/2027. (Dok. Persija)

Kedisiplinan skuad Persija tersebut menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim.

Dengan jadwal latihan yang padat dan intensitas yang tinggi, kemampuan pemain dalam menjaga pola istirahat dan pemulihan akan turut menentukan seberapa optimal mereka menyerap seluruh program yang diberikan selama pemusatan latihan

Bagi Persija, pemusatan latihan di Thailand bukan hanya menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan fisik dan taktikal.

Lebih dari itu, fase ini menjadi momentum bagi pemain untuk membangun kebiasaan profesional yang dibutuhkan dalam menghadapi kompetisi dengan tuntutan tinggi.

Persija dihadapkan pada dua laga berat di dua pekan awal BRI Super League 2026/2027. Mereka harus bertandang ke markas Borneo FC Samarinda dan menjamu Persib Bandung. 

Berita Terkait