Bola.com, Jakarta - Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, menegaskan pentingnya memberikan ruang dan privasi kepada Lionel Messi. La Pulga tengah berusaha kembali menjalani aktivitas sepak bola setelah kepergian sang ayah, Jorge Messi.
Jorge Messi meninggal dunia pada 8 Agustus 2026 di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 68 tahun.
Hoyos menyadari Messi membutuhkan waktu untuk melewati masa sulit tersebut. Ia meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada kapten Inter Miami tersebut untuk menjalani prosesnya secara perlahan.
"Saya pikir semuanya harus berjalan secara bertahap. Ada rasa sakit yang begitu mendalam dan ini bukan sesuatu yang bisa berubah dalam semalam," ujar Hoyos, Jumat (14/8/2026), seperti dikutip dari ESPN.
Berikan Ketenangan
Menurut Hoyos, sikap terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah memberikan ketenangan kepada Messi dan tidak terlalu banyak membicarakan kehidupan pribadinya.
"Jadi, saya percaya diam adalah pendekatan terbaik. Diam, ketenangan, dan kedamaian, biarkan dia menemukan momennya sendiri," katanya.
"Kami harus mendukungnya dengan berbagi keheningan tersebut. Bagi saya, diam itu penting karena pada akhirnya bisa membantu seseorang menemukan jalan untuk terus melangkah."
"Dia benar-benar orang yang luar biasa dan memiliki keluarga yang luar biasa," imbuhnya.
Kembali Bermain untuk Inter Miami
Messi sempat terbang ke Rosario pada Sabtu malam setelah mendapat kabar meninggalnya sang ayah. Menurut laporan media Argentina, pemain berusia 39 tahun itu menghadiri upacara penghormatan secara tertutup untuk sang ayah.
Setelah itu, Messi kembali ke Miami dan bergabung dengan Inter Miami untuk menghadapi Club Leon pada ajang Leagues Cup, Rabu (12/8/2026).
Messi memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum dimainkan pada awal babak kedua. Ia kemudian tampil selama 45 menit dan mendapat sambutan meriah dari penonton ketika masuk ke lapangan.
Hoyos pun memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Messi untuk tetap bersama tim di tengah situasi sulit yang sedang dihadapinya.
"Tak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan komitmennya kepada tim. Saya bahkan tidak bisa menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan dirinya sebagai seorang manusia," ujar Hoyos.
"Kami tidak sedang membicarakan nilainya sebagai pesepak bola, tetapi sebagai manusia luar biasa dengan hati yang besar. Terkadang, kata-kata memang tidak cukup."
Bersifat Pribadi
Messi kembali mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya pada Jumat pagi. Inter Miami kini bersiap menghadapi Nashville SC pada lanjutan MLS, Sabtu (15/8/2026).
Ketika ditanya mengenai rencana mengatur menit bermain Messi serta komunikasi dengan sang kapten untuk pertandingan-pertandingan berikutnya, Hoyos kembali menekankan pentingnya menghormati privasi La Pulga.
"Ada hal-hal yang benar-benar bersifat pribadi. Sama seperti setiap orang memiliki urusan pribadi masing-masing," tutur Hoyos.
"Jika saya datang kepada Anda dan mengajukan banyak pertanyaan, mungkin Anda akan berkata, 'Ini masalah pribadi.'"
"Itulah mengapa saya terus menyebut soal keheningan. Banyak orang tidak menghargainya. Mereka senang berbicara dan memberikan pendapat. Namun bagi saya, yang terpenting adalah benar-benar menghormati batasan tersebut."
"Dia hanyalah seseorang yang sedang menghadapi tantangan. Itu sesuatu yang wajar dalam kehidupan dan kami sangat menghormatinya," tegas Hoyos.
Sumber: ESPN