Pierre Emerick-Aubameyang Bangga dengan Statusnya sebagai Pahlawan Barcelona di Era Kegelapan

Pierre-Emerick Aubameyang memulai karier baru di Deportivo La Coruna.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 17 Agustus 2026, 17:00 WIB
Aubameyang pindah ke Barcelona pada bursa transfer musim dingin dengan status bebas transfer. Pada pertandingan Liga Spanyol antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, Minggu (6/2/2022), Aubameyang dimainkan pelatih Xavi Hernandez pada menit ke-61. (AFP/Lluis Gene)

Bola.com, Jakarta - Penyerang berpengalaman asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang, mengenang kembali momen-momen berkesan saat membela Barcelona pada paruh kedua musim 2021/2022.

Dalam sesi wawancara eksklusif bersama LaLiga yang diikuti oleh jurnalis Bola.com, Hery Kurniawan, Pierre-Emerick Aubameyang merespons julukan ikonik yang disematkan kepadanya oleh para pendukung Blaugrana, "Hero of The Dark Times" (Pahlawan di Era Kegelapan).

Advertisement

"Ya mari katakan saya sangat senang menjadi bagian dari Barcelona," kata Pierre-Emerick Aubameyang kepada Bola.com. 

"Saat itu Barcelona memang tengah kesulitan. Mereka ada di posisi kesembilan LALIGA saat saya datang, tapi di akhir musim kami bisa finis kesembilan," sambungnya. 

Kedatangan PierreAubameyang ke Camp Nou pada pertengahan musim 2021/2022 terjadi di tengah krisis hebat yang melanda Barcelona. Klub raksasa Catalan tersebut baru saja kehilangan sang legenda Lionel Messi akibat krisis keuangan, tersingkir lebih awal dari fase grup Liga Champions, serta sempat tercecer di papan tengah klasemen La Liga.

 

 


Dampak Instan dan Pembuktian Kualitas

Bola.com melakukan wawancara dengan Pierre-Emerick Aubameyang pada Kamis (13/8/2026).

Meski bergabung dengan status bebas transfer usai mengakhiri kontraknya di Arsenal, Aubameyang langsung meledak di bawah asuhan pelatih Xavi Hernandez. Ia menjadi senjata utama lini serang Barcelona dan memberikan dampak instan bagi kebangkitan tim.

Selama kurun waktu singkat tersebut, Aubameyang mencatatkan statistik luar biasa dengan mengoleksi 13 gol dan 1 assist dari 24 laga di semua kompetisi.

Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya bersama Barcelona terjadi pada laga El Clásico di Santiago Bernabéu pada Maret 2022. Aubameyang tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dan satu assist untuk membawa Blaugrana membantai Real Madrid dengan skor telak 4-0.


Masih Banyak Menerima Pesan

Tiga gol lainnya dibagi rata oleh Ousmane Dembele, Pierre-Emerick Aubameyang dan Frenkie De Jong. (AP/Joan Monfort)

Meskipun kebersamaannya dengan Barcelona hanya berlangsung selama setengah musim sebelum ia pindah ke Chelsea pada musim panas 2022, Pierre-Emerick Aubameyang mengaku selalu menyimpan tempat spesial untuk publik Camp Nou. Kontribusi besarnya saat itu sukses membawa Barcelona merangkak naik hingga finis sebagai runner-up La Liga dan mengamankan tiket ke Liga Champions.

Bagi Aubameyang, julukan "Hero of The Dark Times" bukan sekadar sebutan dari penggemar, melainkan bukti dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam membantu salah satu klub terbesar dunia bangkit di salah satu periode tersulit dalam sejarah mereka.

"Iya sampai sekarang saya kerap melihat fans mengirim pesan dengan julukan itu. Julukan yang cukup lucu, tapi saya merasa sangat bangga dan bersyukur," tandasnya. 

Berita Terkait