Kejuaraan Dunia BWF 2026: Thalita Ramadhani Wiryawan Tak Gentar Hadapi An Se-young

Thalita akan berhadapan dengan tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, setelah lebih dulu menyingkirkan wakil Peru, Ines Lucia Castillo, pada babak 64 besar.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 18 Agustus 2026, 10:45 WIB
Tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan mengalahkan wakil Korea Sim Yu Jin dengan skor identik 21-19 dan 21-19 pada partai ketiga semifinal Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5) malam. (foto: PBSI)

Bola.com, Jakarta - Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, berhasil mengawali kiprahnya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan. Namun, tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti pada babak kedua.

Thalita akan berhadapan dengan tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, setelah lebih dulu menyingkirkan wakil Peru, Ines Lucia Castillo, pada babak 64 besar di New Delhi, India, Senin (17/8/2026).

Advertisement

Thalita menang dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-7 dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat pada gim pertama.

"Alhamdulillah tadi berjalan lancar pertandingannya. Meskipun tadi gim pertama masih menyesuaikan dengan lapangannya, tapi gim kedua bisa menyesuaikan lebih cepat," ujar Thalita dalam keterangan resmi PBSI.

Pemain Indonesia itu sempat mendapat tekanan dari Castillo pada gim pembuka. Saling kejar poin terjadi hingga penghujung gim sebelum Thalita akhirnya mengamankan kemenangan 22-20.

Situasi berubah pada gim kedua. Thalita tampil jauh lebih nyaman dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Ia bahkan hanya memberikan tujuh poin kepada Castillo untuk memastikan kemenangan 21-7 sekaligus melangkah ke babak kedua.

 


Janji Main Maksimal Lawan An Se-young

Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young (kiri) dan lawannya, wakil Indonesia Gregoria Mariska Tunjung memberi aplaus kepada penonton usai berakhirnya laga semifinal nomor tunggal putri cabor bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 di Porte de La Chapelle Arena, Paris, Minggu (4/8/2024). An Se-young menang rubber-game 11-21, 21-13 dan 21-16 dan melaju ke final. (AP Photo/Kin Cheung)

Setelah melewati laga pertamanya, Thalita langsung dihadapkan dengan ujian berat. Ia akan bertemu An Se-young, salah satu tunggal putri terbaik dunia.

Alih-alih terbebani, Thalita justru menyambut pertandingan tersebut dengan antusias. Baginya, duel melawan An Se Young menjadi kesempatan berharga untuk menguji kemampuan di panggung sebesar Kejuaraan Dunia.

"Di babak selanjutnya saya akan bertemu An Se-young. Senang juga akhirnya bisa satu lapangan dengan dia, jadi saya akan coba bermain dengan semaksimal mungkin," kata Thalita.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pengalaman penting bagi Thalita yang sedang menikmati debutnya di Kejuaraan Dunia.

 


Tekanan Besar

Ia mengakui atmosfer turnamen dunia memberikan tekanan yang berbeda dibandingkan kompetisi yang selama ini diikutinya.

"Senang bisa bermain di Kejuaraan Dunia yang pastinya berbeda dengan pertandingan lain. Ini lebih bergengsi dan tadi benar-benar terasa tekanannya ke saya," ujar Thalita.

Kini, setelah berhasil melewati tekanan pada laga perdana, Thalita bertekad tampil tanpa beban berlebihan. Ia akan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik saat menghadapi An Se-young di babak kedua, Kamis (20/8/2026).

Duel melawan sang bintang Korea Selatan pun menjadi panggung bagi Thalita untuk mengukur sejauh mana perkembangannya sekaligus menambah pengalaman di level tertinggi bulu tangkis dunia.

Berita Terkait