Bola.com, Jakarta - Anthony Susanto melanjutkan laju positif di UTR PTT Amman Men's World Tennis Championship 2026 yang bergulir di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali. Petenis Indonesia itu mencatat kemenangan kedua beruntun usai menaklukkan Kareem Hakim pada laga Grup A, Selasa (18/8/2026).
Di Lapangan F, Anthony menang dua set dengan skor 6-1, 7-6 (7-2). Ia menguasai set pembuka lalu mengunci duel lewat tiebreak pada set kedua yang ketat.
Rangkaian hasil ini membuat Anthony sementara memuncaki klasemen Grup A dan membuka peluang merebut status juara grup. Dua pertandingan sisa melawan Arjune Pandit dan Jake Dempo akan menjadi penentu posisi akhir di pool tersebut.
Start Sempurna Anthony Susanto di Grup A
Dengan dua kemenangan yang sudah dikantongi, Anthony untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A. Hasil terbaru atas Kareem Hakim memperlebar jalannya untuk mengincar posisi teratas di fase grup.
Kemenangan ini melanjutkan awal kompetitif yang solid. Sehari sebelumnya, Senin (17/8/2026), Anthony juga sukses memetik hasil positif pada partai perdana yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Ke depan, Anthony masih memiliki dua laga tersisa untuk mengunci status juara grup. Ia dijadwalkan menghadapi Arjune Pandit dan Jake Dempo, dua partai yang akan menentukan posisi finalnya di Grup A.
Jalannya Laga Kontra Kareem Hakim
Bertanding di Lapangan F, Anthony langsung mengendalikan tempo sejak awal. Petenis 29 tahun itu hanya kehilangan satu game untuk menutup set pertama dengan skor 6-1.
Set kedua berjalan lebih rapat. Anthony sempat kehilangan konsentrasi dan melakukan beberapa kesalahan sendiri, yang dimanfaatkan Kareem untuk menekan hingga kedudukan imbang 6-6.
Penentuan lewat tiebreak menjadi milik Anthony. Berbekal pengalaman, ia kembali menemukan ritme dan mengakhiri pertandingan dengan skor 7-6 (7-2). Seusai laga, Anthony menegaskan pentingnya menjaga standar permainan. "Kerja keras yang membuahkan kemenangan merupakan hal yang patut disyukuri. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama konsistensi permainan," ujar Anthony.
Dinamika Grup D dan B: Dampak Mundurnya Nathan Barki
Sementara itu, kabar kurang menggembirakan datang dari wakil Indonesia lain, Nathan Barki. Ia seharusnya berjumpa Maximus Zavier Wong dari Singapura pada Selasa (18/8/2026), namun terpaksa mundur karena cedera pergelangan tangan yang kembali kambuh.
Keputusan tersebut mengubah peta persaingan di Grup D. Azuma Visaya dari Amerika Serikat kini semakin kokoh di puncak klasemen setelah kembali meraih kemenangan, menegaskan lajunya di grup tersebut.
Sebelumnya, Azuma mengalahkan petenis Indonesia Renaldi Aquila Salim. Pada pertandingan terbarunya, ia mencatat kemenangan dua set langsung dengan menundukkan Thomas Patton dari Australia 6-3, 6-3.
Ketatnya kompetisi juga terlihat di Grup B. Petenis Amerika Serikat, Alexander Chang, memimpin sementara setelah mengoleksi dua kemenangan beruntun.
Setelah sebelumnya menaklukkan Abhishek Batola, Alexander kembali tampil efektif pada pertandingan hari ini dengan menang telak 6-2, 6-1 atas Igor Kolaric. Hasil tersebut menempatkannya pada posisi kuat untuk mempertahankan puncak klasemen Grup B.
Bagi Indonesia, kemenangan Anthony Susanto menjadi titik terang di tengah mundurnya Nathan Barki. Anthony kini dituntut menjaga konsistensi agar bisa melanjutkan tren positif dan mengamankan status juara Grup A pada lanjutan UTR PTT Amman Men's World Tennis Championship 2026.