Jorge Mendes Dilibatkan, Chelsea Dorong Jalan Enzo Fernandez ke Manchester City

Chelsea melibatkan Jorge Mendes untuk memfasilitasi transfer Enzo Fernandez ke Manchester City; harga jadi kendala, proposal 120 juta euro ditolak.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 18 Agustus 2026, 20:51 WIB
Gelandang Argentina Enzo Fernandez (tengah) rayakan gol ke gawang Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. (AFP/Shaun Botterill)

Bola.com, Jakarta - Chelsea mengaktifkan peran Jorge Mendes untuk mempercepat negosiasi transfer Enzo Fernandez ke Manchester City pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini menandai perubahan sikap The Blues yang sebelumnya berulang kali menegaskan gelandang asal Argentina tersebut tidak dijual.

Manchester City tetap menjadi peminat utama. Manajer City, Enzo Maresca, disebut ingin kembali bekerja sama dengan mantan gelandangnya itu di Etihad Stadium, sementara Fernandez dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan The Citizens.

Advertisement

Gelandang Timnas Argentina tersebut diproyeksikan menjadi pengganti Rodri yang sebentar lagi akan disahkan sebagai pemain baru Barcelona. City masih berupaya menjembatani perbedaan nilai dengan Chelsea.

Seiring meningkatnya intensitas pembicaraan, kedua klub kini mencari titik temu. City dan Chelsea sama-sama membuka ruang negosiasi untuk menemukan struktur transfer yang dapat diterima.


Peran Jorge Mendes dan Sikap Chelsea

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez. (AP Photo/Chris Szagola)

AS melaporkan Chelsea telah menunjuk Jorge Mendes untuk membantu mempercepat proses transfer Fernandez. Mendes sebelumnya juga berperan dalam kepindahan sang gelandang ke Stamford Bridge pada Januari 2023.

Kini, Mendes kembali dilibatkan saat Chelsea berusaha menemukan kesepakatan dengan Manchester City. Keterlibatan agen berpengaruh tersebut diharapkan bisa memecah kebuntuan diskusi antarklub.

Perubahan paling mencolok datang dari sikap Chelsea. Setelah berbulan-bulan menutup pintu, The Blues kini lebih terbuka, bahkan secara aktif membantu membuka jalan bagi kemungkinan kepindahan Fernandez.


Negosiasi Harga dan Tawaran Manchester City

Aksi Enzo Fernandez dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

City diyakini telah menyampaikan proposal tidak resmi senilai 120 juta euro atau sekitar 100 juta pounds pada pekan lalu. Chelsea menolak tawaran itu karena belum memenuhi valuasi internal klub.

Masalah utama dalam negosiasi ini tetap harga. Chelsea ingin mendapatkan keuntungan maksimal dari penjualan Fernandez, terlebih setelah sang gelandang tampil impresif bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Manchester City disebut enggan memenuhi angka yang kabarnya mencapai 120 juta pounds seperti yang diinginkan The Blues. Perbedaan valuasi inilah yang membuat kesepakatan belum bisa dikunci.

Meski begitu, optimisme transfer meningkat. Maresca menginginkan Fernandez, sang pemain tertarik pindah, dan Chelsea kini menempuh jalur aktif untuk memuluskan negosiasi.


Kebutuhan City dan Ruang Finansial

Gelandang Chelsea asal Argentina, Enzo Fernandez (nomor punggung 8), menyundul bola ke arah gawang namun arahnya melenceng dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Chelsea dan Real Sociedad di Stamford Bridge, London, pada 15 Agustus 2026. (Adrian DENNIS/AFP)

Saat ini, uang menjadi satu-satunya hambatan besar dalam transfer Fernandez ke Manchester City. The Citizens membutuhkan fleksibilitas finansial untuk mengajukan tawaran yang lebih tinggi.

City berpotensi mendapatkan tambahan dana dari sejumlah penjualan pemain. Rodri dan Tijjani Reijnders disebut berpeluang meninggalkan klub, sementara transfer Savinho juga bisa memberikan pemasukan tambahan bagi City.

Jika penjualan tersebut terealisasi, Manchester City akan memiliki ruang finansial yang lebih besar untuk menaikkan tawaran dan menemukan titik temu dengan Chelsea. Skenario ini dapat mempercepat proses kesepakatan.

Dengan semua pihak tampaknya sama-sama menginginkan kepindahan ini, saga Enzo Fernandez kini terasa lebih seperti persoalan kapan, bukan lagi apakah sang gelandang akan menjadi pemain Manchester City.

Berita Terkait