Timnas Voli Putri Incar 6 Besar AVC Continental 2026

PBVSI menargetkan Timnas Voli Putri tembus enam besar di AVC Continental 2026 di China. Indonesia satu grup dengan Thailand, Kazakhstan, dan Australia.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 20 Agustus 2026, 09:51 WIB
Timnas voli putri Indonesia untuk AVC Continental for Women's 2026

Bola.com, Jakarta - Timnas voli putri Indonesia membidik posisi enam besar pada AVC Continental 2026 di China. Target tersebut dipatok meski peta persaingan di fase grup tergolong berat.

Indonesia masuk Pool B bersama Kazakhstan, Thailand, dan Australia. Rangkaian laga skuad Merah Putih pada ajang bernama resmi AVC Continental for Women's 2026 itu dijadwalkan mulai 22 Agustus 2026.

Advertisement

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo menyadari jalan tidak mudah, namun berharap tim mampu memberi kejutan dengan melangkah lebih jauh dari target awal.

Imam menyampaikan arahannya saat pembekalan kepada pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Voli Putri Indonesia di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul.


Target dan Peta Grup Indonesia di AVC Continental 2026

Di fase awal, Indonesia harus bersaing dengan Kazakhstan, Thailand, dan Australia. Komposisi lawan tersebut membuat setiap laga di Pool B krusial untuk membuka jalan ke babak berikutnya.

"Target kita masuk enam besar. Lawan kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi," ujar Imam saat memberikan pembekalan di Sentul.

Imam menegaskan target enam besar menjadi patokan minimal. Meski demikian, tim diminta menjaga fokus sejak pertandingan perdana pada 22 Agustus 2026 agar kesempatan lolos tetap terbuka lebar.


Semangat Kemerdekaan dan Pesan Persatuan

Dalam sesi pembekalan, Imam meminta para pemain menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai sumber motivasi sebelum bertolak ke China. Spirit nasional itu diharapkan hadir dalam setiap poin yang diperebutkan.

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang menuntut pengorbanan dan persatuan. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan saat bersaing di AVC Continental 2026.

Imam juga mengingatkan kembali semangat persatuan yang tercermin dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 hingga mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Semangat perjuangan itu, lanjut Imam, harus diterjemahkan dalam permainan: berani bertarung, menjaga solidaritas, tidak mudah menyerah, dan tidak merasa kalah sebelum pertandingan benar-benar selesai.


Mental Bertanding dan Nilai Poin Turnamen

Selain kesiapan teknik dan kondisi fisik, Imam menilai aspek mental akan menjadi kunci perjalanan Timnas Voli Putri Indonesia di turnamen ini.

Karena itu, pemain, pelatih, dan ofisial diminta memiliki visi yang sama serta menjaga kekompakan sepanjang ajang. Dengan kebersamaan dan keyakinan yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menghadapi tekanan dari lawan-lawan tangguh.

Secara strategis, AVC Continental 2026 menyediakan bobot 40 poin, lebih besar dibandingkan AVC Women's Cup yang memberikan 30 poin. Tambahan angka ini penting untuk peta peringkat.

Lebih dari sekadar poin, finis di posisi tiga besar juga berpotensi membuka jalan bagi Indonesia untuk tampil di kejuaraan dunia, sehingga setiap kemenangan bernilai ganda.


Belajar dari Tim Putra, Ambisi Tak Berhenti di Enam Besar

Meski enam besar menjadi target awal, Imam menegaskan agar itu tidak menjadi batas akhir perjuangan. Tim diminta tetap membidik hasil maksimal pada setiap pertandingan.

Ia mencontohkan keberhasilan Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Cup 2026. Saat itu, tim putra awalnya hanya ditargetkan mencapai semifinal, namun performa impresif membuat mereka melampaui target dan akhirnya keluar sebagai juara.

Menurut Imam, capaian tersebut membuktikan bahwa target dapat dilampaui apabila kebugaran, kekuatan mental, kekompakan, dan rasa kebersamaan terjaga dari awal hingga akhir kompetisi.

"Jangan merasa target enam besar itu batas. Kalau bisa lebih, tentu lebih baik," pesan Imam.

Timnas Voli Putri Indonesia pun diharapkan tampil tanpa beban berlebihan dan menikmati setiap pertandingan dengan keyakinan tinggi. Semangat Merah Putih diharapkan menjadi energi tambahan untuk mengeluarkan performa terbaik di China.

Dengan target enam besar di tangan dan peluang melangkah lebih jauh tetap terbuka, perjalanan Indonesia di AVC Continental 2026 akan menjadi ujian sekaligus kesempatan untuk menunjukkan perkembangan voli putri Tanah Air di level Asia.

Berita Terkait