Bola.com, Jakarta - Lionel Messi kembali menunjukkan keajaibannya bersama Inter Miami. Pada usia 39 tahun, megabintang asal Argentina itu masih mampu menghadirkan aksi yang membuat penonton tercengang.
Dalam laga melawan Philadelphia Union yang berakhir 2-2 di Subaru Park, Chester, Pennsylvania, (19/8/2026), Messi mencetak satu gol sekaligus terlibat dalam proses gol Inter Miami lainnya.
Philadelphia sempat unggul lebih dulu lewat Indiana Vassilev setelah menerima umpan dari pemain muda berusia 16 tahun, Cavan Sullivan.
Messi kemudian mengambil alih permainan. Ia membantu Luis Suarez menciptakan gol penyama kedudukan sebelum membawa Inter Miami berbalik unggul melalui penyelesaian khas kaki kirinya.
Neil Pierre akhirnya menyamakan skor pada babak kedua. Philadelphia bahkan sempat mencetak gol kemenangan, tetapi dianulir VAR.
Jatuh Masih Bisa Dribel
Namun, bukan gol Messi yang menjadi sorotan utama. Ada satu aksi lain yang membuat para penonton kembali teringat pada masa kejayaannya bersama Barcelona.
Messi menggiring bola mendekati kotak penalti dan dijatuhkan pemain lawan. Ketika biasanya pemain akan berhenti menunggu peluit wasit, Messi justru melakukan sesuatu yang luar biasa.
Sambil berusaha bangkit dari jatuh, ia mampu mengontrol dan menarik bola menggunakan kedua kakinya secara bergantian untuk kemudian menerobos ke dalam kotak penalti.
Sayangnya, wasit sudah lebih dulu meniup peluit sehingga aksi tersebut tidak berlanjut menjadi peluang mencetak gol.
Jika berujung gol, momen tersebut kemungkinan besar akan masuk dalam daftar aksi terbaik Messi sepanjang kariernya.
Gol Pertama setelah Berduka
Yang juga menarik, gol Messi dalam pertandingan tersebut merupakan gol pertamanya sejak sang ayah meninggal dunia.
Penyelesaiannya kembali memperlihatkan kualitas yang sudah menjadi ciri khas Messi. Ia bergerak dari sisi kiri, memotong ke dalam dan melepaskan tembakan kaki kiri yang membuat semuanya terlihat begitu mudah.
Pelatih interim Philadelphia Union, Ryan Richter, bahkan dibuat kehabisan kata-kata.
"Dia tidak membutuhkan ruang untuk mencetak gol," ujar Richter.
Sumber: Planet Football