Edu Perez Sulit Prediksi Juara Super League 2026/2027, Nilai Persib Fantastis Musim Lalu: Begini Analisisnya

Mantan pelatih Persebaya dan PSS, Edu Perez, mengaku masih mengikuti perkembangan Super League. Arsitek tim asal Spanyol itu tetap berusaha menyaksikan Liga Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 21 Agustus 2026, 15:15 WIB
Persib Bandung meraih juara Dewata Challenge Series 2026. (Media Bali United)

Bola.com, Bogor - Mantan pelatih Persebaya Surabaya dan PSS Sleman, Eduardo Perez, mengaku masih mengikuti perkembangan Super League. Arsitek tim asal Spanyol itu tetap berusaha menyaksikan Liga Indonesia.

Pria yang karib dipanggil Edu itu bahkan masih rutin memantau sepak bola Indonesia.

Advertisement

Dia memberikan contoh ketika menonton laga Bali United kontra Persib Bandung dalam Dewata Challenge Series 2026.

"Saya menonton semua pertandingan. Beberapa hari lalu saya menonton Bali United melawan Persib," ujar Edu.

"Saya berusaha menonton semua pertandingan karena, tentu saja, enam bulan lalu saya masih berada di sini bersama Persebaya dan saya ingin mengikuti seluruh kompetisi," ungkap eks pelatih kiper Timnas Indonesia itu.


Perjalanan Panjang Edu Perez

Eduardo Perez menjadi pelatih Persebaya untuk mengarungi Liga 1 2025/2026 menggantikan Paul Munster. (Dok Persebaya)

Sebelumnya, Edu memiliki perjalanan panjang di sepak bola Indonesia setelah pernah menjadi pelatih kiper Timnas Indonesia, asisten pelatih Persija, pelatih PSS, hingga menangani Persebaya pada musim lalu.

Pengalaman tersebut membuat pria berusia 49 tahun itu masih memiliki perhatian terhadap perkembangan kompetisi di Indonesia, meski kini tidak lagi terlibat langsung.

Ketika ditanya mengenai prediksinya untuk juara BRI Super League 2026/2027, Edu tidak spesifik menyebut satu klub karena persaingannya akan berlangsung ketat.

"Setiap tahun makin sulit untuk memprediksi karena, Anda tahu, komposisi skuad berubah setiap tahun, bukan? Banyak pemain asing yang berganti dengan pemain asing lainnya. Kita tidak tahu persis seperti apa level pemain-pemain asing tersebut," ujar Edu.


Perhatian kepada Beberapa Klub

Edu memberikan perhatian kepada beberapa klub yang menonjol pada musim lalu, termasuk Persib Bandung sebagai pemegang hattrick juara. Selain itu, ia juga menyoroti Persija, Malut United, dan Borneo FC Samarinda.

"Menurut saya, musim lalu Persib menjalani musim yang fantastis. Begitu juga Persija dan Malut United. Borneo FC bagi saya juga menunjukkan performa yang luar biasa. Jadi, kita lihat saja," tuturnya.

"Saya pikir liga musim ini akan semakin menarik, terlebih karena beberapa tim bermain di AFC Champions League dan harus menjalani dua kompetisi. Jadi, akan sangat menarik untuk melihat apa yang terjadi di liga tahun ini," ulas nakhoda dengan statistik empat kemenangan, empat imbang, dan tiga kekalahan ketika memimpin Persebaya itu.

Berita Terkait