Bayern Munchen Ungkap Perubahan Pengobatan Picu Jamal Musiala Ambruk di Lapangan

Bayern Munchen telah menyadari masalah neurologis yang dialami Jamal Musiala setidaknya selama satu tahun terakhir.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Agustus 2026, 10:00 WIB
Pemain Bayern Munchen, Jamal Musiala. (Andersen/AFP)

Bola.com, Jakarta - Bayern Munchen mengungkap penyebab Jamal Musiala dua kali ambruk dalam pertandingan sepanjang pekan ini.

Anggota dewan klub bidang olahraga, Max Eberl, mengatakan kondisi neurologis yang dialami Musiala sudah diketahui Bayern setidaknya sejak setahun terakhir.

Advertisement

Musiala mengalami kolaps dalam dua pertandingan beruntun. Kejadian tersebut sempat membuat rekan setim, lawan, hingga penonton merasa khawatir.

Eberl dan pelatih Bayern, Vincent Kompany, menyebut perubahan pengobatan untuk kondisi neurologis Musiala menjadi pemicu kejadian tersebut.

Musiala sebelumnya mengungkapkan melalui unggahan Instagram setelah kembali nyaris pingsan saat menghadapi Heidenheim pada Selasa (18-8-2026).

 


Diagnosis Absence Seizures

Jamal Musiala dari Munchen menerima perawatan medis saat pertandingan pramusim antara FC Bayern Munich dan RB Leipzig di Munich, Jerman, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Karl-Josef Hildenbrand/dpa via AP)

Pemain berusia 23 tahun itu mengatakan dirinya didiagnosis mengalami absence seizures akibat gangguan neurologis, tetapi tidak memiliki risiko kesehatan tambahan dan berniat tetap bermain seperti biasa.

Situasi Musiala sempat disebut sebagai sebuah "drama" oleh Presiden Kehormatan Bayern Munchen, Uli Hoeness. Namun, Eberl dan Kompany menegaskan Bayern sudah lama mengetahui kondisi tersebut dan tetap tenang menghadapinya.

"Kami sudah menangani ini sepanjang musim lalu. Kami bekerja dengan kondisi ini, menanganinya, dan sekarang situasinya adalah seorang pemain muda tiba-tiba harus menghadapi hal seperti ini. Kami membantunya melewati situasi tersebut," ujar Eberl.

Kompany memastikan Musiala tidak masuk skuad Bayern untuk pertandingan Piala Super Jerman melawan Borussia Dortmund pada Sabtu (22-8-2026).

 


Munchen Tenang

Jamal Musiala dari Bayern Munchen (tengah) meninggalkan lapangan akibat cedera dalam pertandingan pramusim antara FC Bayern Munich dan RB Leipzig di Munich, Jerman, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Karl-Josef Hildenbrand/dpa via AP)

Keputusan itu diambil karena perhatian terhadap Musiala sedang sangat besar. Namun, Kompany menegaskan Munchen tetap tenang karena klub sudah menangani kondisi tersebut dalam waktu yang cukup lama.

"Rasa terkejut pertama terjadi beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, kami mengumpulkan lebih banyak informasi, memahami situasinya dengan jauh lebih baik, dan mengambil setiap keputusan berdasarkan saran terbaik dari para ahli," kata Kompany.

Kompany juga menjelaskan, perubahan pengobatan yang dijalani Musiala menimbulkan efek samping. Menurutnya, hal tersebut menjadi alasan Musiala mengalami ambruk di atas lapangan dalam dua pertandingan tersebut.

Bayern kini ingin mengembalikan pengobatan Musiala seperti sebelumnya.

Eberl mengatakan proses tersebut kini menjadi bagian dari penanganan medis Musiala.

 


Sesuaikan Pengobatan

Gelandang Bayern Munchen asal Jerman bernomor punggung 10, Jamal Musiala, merayakan gol keenam timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Atalanta dan Bayern Munchen di stadion Gewiss di Bergamo, pada 11 Maret 2026. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Bayern akan kembali menyesuaikan pengobatan Musiala dengan pengawasan tim medis. Langkah tersebut dilakukan agar Musiala kembali ke kondisi sebelumnya, ketika ia sudah tidak mengalami kejang dalam waktu yang sangat lama.

Kompany menyebut Musiala akan menjalani latihan secara individu pada pekan depan. Selain Musiala, Bayern tidak dapat memainkan Serge Gnabry dan Lennart Karl saat menghadapi Dortmund di Signal Iduna Park.

Kompany tetap berharap Bayern mampu meraih trofi Piala Super Jerman di markas Dortmund.

Ia menyebut kualitas dan kekuatan Dortmund sangat tinggi serta menilai pertandingan tersebut sebagai tantangan terberat di kompetisi sepak bola Jerman.

Bayern kemudian akan memulai perjuangan mempertahankan gelar Bundesliga dengan menjamu Stuttgart pada 28 Agustus 2026.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait