Fabio Quartararo Bela Jack Miller dan Alex Rins yang Terdepak dari MotoGP 2027: Mereka Bukan Pembalap Debutan

Fabio Quartararo membela Jack Miller dan Alex Rins yang kehilangan tempat di grid MotoGP 2027.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 22 Agustus 2026, 21:15 WIB
Fabio Quartararo mengaku sangat antusias dengan perubahan besar ini. Juara dunia 2021 itu berharap transisi ke mesin V4 bisa membawanya kembali kompetitif ke perebutan gelar juara dunia. Tampak dalam foto, pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo saat tampil pada perkenalan motor baru Yamaha untuk mengarungi MotoGP 2026 di Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Fabio Quartararo membela Jack Miller dan Alex Rins yang kehilangan tempat di grid MotoGP 2027 setelah menjalani musim yang sulit bersama Yamaha.

Peralihan Yamaha ke motor bermesin V4 pada MotoGP 2026 ternyata belum mampu membawa pabrikan asal Jepang itu kembali ke jajaran kompetitif.

Advertisement

Setelah 12 seri, Yamaha baru mengoleksi 73 poin di klasemen konstruktor. Hasil terbaik mereka sejauh ini adalah finis kelima yang diraih Fabio Quartararo pada MotoGP Catalunya.

Quartararo, yang akan bergabung dengan Honda mulai musim depan, berada di posisi ke-14 klasemen pembalap dengan 55 poin. Sementara itu, Jack Miller, Alex Rins, dan Toprak Razgatlioglu masing-masing menempati peringkat ke-19, 20, dan 21.

Miller dan Rins dipastikan akan beralih ke World Superbike (WSBK) pada 2027. Performa yang kurang memuaskan sepanjang musim membuat keduanya tidak mendapatkan tempat di grid MotoGP musim depan.

 


Masalah Besar Yamaha

Hal senada juga diungkap Alex Rins yang menyebut baru bisa membuktikan performa motor ini saat melakukan sesi tes resmi di Sirkuit Sepang, Malaysia. Tampak dalam foto, pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins saat tampil pada perkenalan motor baru Yamaha untuk mengarungi MotoGP 2026 di Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dalam wawancara eksklusif dengan Crash.net, Quartararo membela performa Miller dan Rins jika dibandingkan dengan pencapaiannya sendiri bersama Yamaha musim ini.

Menurutnya, kesulitan yang dialami kedua pembalap tersebut justru menunjukkan betapa besar masalah Yamaha.

"Namun, saya pikir saya adalah pembalap yang paling berpengalaman dengan Yamaha. Memang, motor tahun ini benar-benar berbeda. Cara untuk memaksimalkan motor ini juga benar-benar baru," ujar Quartararo, seperti dikutip dari Crash, Sabtu (22/8/2026).

"Pada motor 2025, saya tahu persis di mana batasnya dan semuanya. Namun, V4 adalah motor yang benar-benar baru."

"Toprak memang menjalani tahun pertamanya, tetapi Alex dan Jack sudah pernah memenangkan balapan di MotoGP. Alex bahkan pernah menang bersama beberapa pabrikan berbeda. Mereka adalah pembalap yang sangat, sangat cepat."

"Mereka bukan rookie dan kami tahu betapa sulitnya kami berjuang," imbuh Quatartararo. 

 


Yamaha Sulit Bersaing dan Susah Bangkit

Duet pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (kiri) dan Alex Rins saat tampil pada perkenalan motor baru Yamaha untuk mengarungi MotoGP 2026 di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Monster Energy Yamaha resmi memperkenalkan motor baru mereka untuk mengarungi MotoGP 2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Quartararo menilai Yamaha harus melakukan peningkatan besar jika ingin kembali bersaing di papan atas MotoGP.

"Kami tahu seperti apa potensi motor ini sekarang dan kami benar-benar harus membuat langkah maju jika ingin merasa lebih baik. Sebab, dibandingkan tahun lalu, kami tidak memiliki satu pun keunggulan yang benar-benar kuat," katanya.

Yamaha sebenarnya memasuki MotoGP 2026 dengan ekspektasi bahwa paruh pertama musim akan menjadi fase pengujian untuk motor V4 anyar. Mereka berharap bisa menghasilkan performa yang lebih baik pada paruh kedua musim.

Namun, target tersebut tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Quartararo bahkan memperkirakan tidak akan ada pembaruan besar pada M1 hingga akhir musim. Yamaha kini disebut lebih fokus sepenuhnya pada pengembangan proyek motor 850cc yang akan digunakan pada era baru MotoGP.

"Saya pikir mulai sekarang hingga akhir musim, kami tidak akan mendapatkan pembaruan apa pun pada motor," kata Quartararo.

"Saya pikir Yamaha sepenuhnya berkomitmen pada proyek 850cc."

Sumber: Crash 

 

Berita Terkait