Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Punya Gaya Balap Unik, Bos Ducati: Tak Bisa Ditiru

General Manajer Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengatakan tak mudah meniru gaya pembalap lain di MotoGP.

Bola.com, Jakarta - General Manajer Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengatakan tak mudah meniru gaya pembalap lain di MotoGP. Dia juga menyebut gaya Marc Marquez dan Pecco Bagnaia susah ditiru. 

Menurut Gigi Dall’Igna, setiap rider memiliki kelebihan dan karakteristik unik.

“Setiap pembalap memiliki gaya yang berbeda,” ujar Dall’Igna, seperti dikutip dari Crash, Jumat (21/8/2026). 

“Bahkan ketika mereka mencoba meniru satu sama lain, hal itu mustahil dilakukan.”

Igna kemudian memberikan contoh gaya balap Marc Marquez, terutama ketika melibas tikungan kiri. Kondisi serupa juga berlaku untuk Francesco 'Pecco' Bagnaia, khususnya ketika melakukan pengereman.

“Sebagai contoh, gaya Marc di tikungan kiri adalah sesuatu yang mustahil untuk ditiru,” ungkap Dall'Igna. 

“Terkadang, mustahil juga meniru Pecco ketika berada di area pengereman,” imbuh pria Italia itu. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Komentari Gaya Fabio Di Giannantonio

Dall'Igna mengatakan setiap pembalap memiliki fase tertentu dalam balapan yang menjadi keunggulan masing-masing.

“Ada fase-fase berbeda dalam berkendara di mana pembalap tertentu bisa tampil jauh lebih baik dibandingkan yang lain," kata dia. 

Dall’Igna juga menyoroti pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio. Ia menilai rider asal Italia tersebut memiliki keunggulan besar dalam menjaga kecepatan saat menikung.

“Dalam kasus Di Giannantonio, saya akan mengatakan kecepatan di tikungan. Dia adalah salah satu yang terbaik dalam hal itu,” jelasnya.

 

Tantangan Besar Marc Marquez

Marc Marquez memasuki 10 seri terakhir musim ini dengan tantangan besar. Juara bertahan MotoGP tersebut masih tertinggal 40 poin dari Jorge Martin di klasemen.

Di antara keduanya terdapat dua pembalap Aprilia lainnya, yakni Marco Bezzecchi dan Ai Ogura.

Sementara itu, Di Giannantonio hanya terpaut satu poin dari Marquez di posisi kelima. Bagnaia masih tercecer di peringkat kedelapan.

Menariknya, kedua pembalap Italia tersebut akan meninggalkan Ducati pada akhir musim ini.

Di Giannantonio akan bergabung dengan KTM, sedangkan Bagnaia telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan Aprilia untuk menghadapi era baru MotoGP dengan mesin 850cc dan ban Pirelli.    

Sumber: Crash 

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer