Bola.com, Jakarta - Reaksi co-owner Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, dan sang CEO, Omar Berrada, saat Setan Merah mengetahui lawan-lawannya di League Phase Liga Champions 2026/2027 menjadi sorotan.
Ekspresi keduanya terekam kamera dan viral di media sosial setelah hasil undian diumumkan di Monaco, Kamis (27-8-2026) malam WIB.
Ratcliffe dan Berrada hadir langsung dalam acara undian tersebut. Keduanya kemudian terlihat bereaksi ketika MU mendapatkan sejumlah lawan tangguh.
MU akan memulai perjalanan di Liga Champions dengan menjamu Bayern Munchen di Old Trafford. Pertandingan itu menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak tiga tahun lalu, ketika klub juara Jerman tersebut keluar sebagai pemenang.
Selain Bayern Munchen, MU akan menghadapi AS Roma, RB Leipzig, dan Sabah di kandang.
Sementara untuk pertandingan tandang, Atletico Madrid menjadi lawan dari Pot 1 lainnya. MU juga akan bertandang ke markas Sporting, Villarreal, dan Como.
Reaksi Netizen
Kamera kemudian menangkap ekspresi Ratcliffe dan Berrada setelah mengetahui hasil undian. Momen ketika Ratcliffe mengangkat alis menjadi perhatian sejumlah penggemar.
Sportbible merangkum beberapa unggahan netizen tersebut.
"Sepertinya mereka stres," tulis seorang penggemar.
Penggemar lainnya berkomentar, "Ketika Anda sadar tim Anda belum siap untuk Liga Champions."
Ada pula yang menyoroti persiapan MU menghadapi lawan-lawan besar.
"Ratcliffe dan Berrada terlihat khawatir dengan rotasi Shaw/Amass saat menghadapi tim-tim besar," tulisnya.
Komentar lain berbunyi, "Omar Berrada sudah memikirkan Olise menghadapi Luke Shaw."
Seorang penggemar lainnya juga menilai Berrada terlihat sangat khawatir setelah melihat hasil undian MU.
Klub Termuda di Liga Champions
Satu di antara lawan Setan Merah adalah Sabah. Klub asal Azerbaijan itu akan tampil di kompetisi elite Eropa, meski baru berdiri sembilan tahun lalu.
Sabah memastikan tempat di fase liga setelah menjadi juara Azerbaijan Premier League. Mereka berhasil lolos setelah melewati babak play-off dengan cara dramatis.
Sabah sempat kalah 0-1 dari klub Israel, Hapoel, pada leg pertama pekan lalu. Situasi mereka kembali sulit pada leg kedua, ketika tertinggal 1-2 dengan pertandingan menyisakan sekitar 20 menit.
Namun, Sabah mampu membalikkan keadaan dengan mencetak gol pada menit-menit akhir sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Hapoel kemudian kehilangan dua pemain karena kartu merah. Sabah memanfaatkan situasi tersebut dan mencetak tiga gol tambahan untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 5-2.
Hasil itu membuat Sabah menang agregat 6-4 dan memastikan tiket ke fase liga Liga Champions.
Sumber: Sportbible