Duel 300 Km/Jam dengan Marc Marquez, Marco Bezzecchi: Saya Ingin Bikin Hidupnya Lebih Sulit

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi mengakui Marc Marquez memiliki kecepatan yang lebih baik darinya pada MotoGP Aragon 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 31 Agustus 2026, 14:00 WIB
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, merayakan posisi ketiga pada MotoGP Aragon, di Sirkuit Motorland, Minggu (30/8/2026). (Pierre-Philippe Marcou/ AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi mengakui Marc Marquez memiliki kecepatan yang lebih baik darinya pada MotoGP Aragon 2026, Minggu (30/8/2026). 

Meski begitu, pembalap Aprilia tersebut tetap berusaha memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan.

Advertisement

Bezzecchi mengawali balapan dari pole position dan sempat memimpin beberapa lap awal. Namun, pembalap asal Italia itu menyadari sejak awal bahwa ritmenya belum cukup untuk menahan laju Marc Marquez.

Marc akhirnya mengambil alih posisi terdepan pada lap keenam di sektor chicane. Bezzecchi tak tinggal diam dan berusaha merebut kembali posisi tersebut.

"Saya tahu sejak berada di depan bahwa ritme saya tidak terlalu bagus. Saya mencoba membuka jarak, tetapi saya tahu Marc akan kembali," ujar Bezzecchi, seperti dikutip dari Crash

Bezzecchi bahkan mengaku punya satu tujuan sederhana ketika berduel dengan Marquez.

"Sejujurnya, saya ingin membuat hidupnya sedikit lebih sulit, begitu juga untuk Pedro. Namun, dalam beberapa detik saya justru kehilangan kedua posisi," katanya.

 


Duel Ketat

Pembalap Italia dari tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berpartisipasi dalam Balapan Sprint MotoGP pada hari kedua akhir pekan MotoGP Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris tengah, pada 8 Agustus 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Duel Bezzecchi dan Marquez berlangsung sangat ketat. Keduanya bahkan sempat berdampingan dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam di trek lurus.

Bezzecchi mengungkapkan turbulensi aerodinamika membuat situasi semakin sulit. Ia merasa motornya justru tertarik mendekati Marquez ketika berada di belakang sang rival.

"Ketika kami berdekatan di trek lurus, udara seperti melakukan sesuatu yang aneh. Saya ingin menjauh darinya, tetapi terkadang justru semakin mendekat," tutur Bezzecchi.

Situasi tersebut akhirnya membuat Bezzecchi sedikit melebar ke sisi kiri lintasan. Ia pun harus mengerem lebih awal, sementara Pedro Acosta memanfaatkan momentum dari sisi kanan untuk menyalip.

"Sayangnya, saya kehilangan dua posisi. Tetapi itu merupakan momen yang menyenangkan," ujar Bezzecchi.

 


Sangat Puas

Pembalap Aprilia Racing Team, Marco Bezzecchi, berhasil meraih podium juara di MotoGP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. (AFP/EVARISTO SA)

Bezzecchi akhirnya finis di posisi ketiga, di belakang Marc Marquez dan Pedro Acosta. Hasil tersebut melengkapi akhir pekan positifnya di Aragon.

"Ini merupakan akhir pekan yang luar biasa. Tahun lalu saya datang ke sini dan memulai balapan dari posisi terakhir," ucapnya.

"Tahun ini saya meraih pole position dan finis di podium dua kali. Jadi, saya sangat puas."

Hasil tersebut membuat Bezzecchi tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP. Ia memang kehilangan posisi dari Marc Marquez, tetapi berhasil memangkas tujuh poin dari rekan setim sekaligus pemimpin klasemen, Jorge Martin.

Sumber: Crash

Berita Terkait