PSIM Tantang Persita di Laga Perdana BRI Super League, Ini Target Jean-Paul van Gastel

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, berharap timnya bisa mengawali musim baru dengan hasil positif.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 01 September 2026, 05:30 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel saat memberikan instruksi di pinggir lapangan ketika melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta ditantang Persita Tangerang pada laga perdana BRI Super League 2026/2027. Duel kedua tim tersaji di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Pendekar Cisadane bukan lawan mudah bagi Laskar Mataram. Pada musim lalu, PSIM selalu gagal meraih kemenangan ketika berhadapan dengan tim besutan Carlos Pena tersebut.

Advertisement

Dari dua pertemuan, PSIM harus menelan dua kekalahan. Laskar Mataram takluk 0-4 dan kembali tumbang 0-1 pada perjumpaan berikutnya.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, berharap timnya bisa mengawali musim baru dengan hasil positif. Apalagi, pertandingan kontra Persita bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 PSIM.

"Ya, ini adalah awal musim jadi setiap pertandingan itu penting. Hanya akhir pekan depan adalah pertandingan pertama liga dan itu adalah hari ulang tahun kita, hari di mana kita didirikan. Semoga kita bisa mendapatkan skor yang positif," ujar Van Gastel.

 


Ingin Ulangi Start Positif

PSIM Yogyakarta saat melawan wakil Liga Nusantara Persekabpas Pasuruan di Stadion Mandala Krida, Selasa (18/8/2026) sore WIB. (Doc PSIM).

Musim lalu, Laskar Mataram tak terkalahkan dalam empat laga awal. Pelatih asal Belanda itu pun ingin pencapaian apik tersebut dapat terulang pada liga yang akan datang.

"Selalu penting untuk memulai liga dengan baik seperti yang kita lakukan musim lalu karena itu memberikan energi positif dan memberikan sedikit lebih banyak rasa percaya diri. Semoga kita bisa melakukan hal yang sama seperti musim lalu," kata Van Gastel.

PSIM memiliki modal bagus menjelang partai melawan Persita. Selama pramusim, Franco Ramos dkk. melakoni tujuh laga uji coba dan belum sekalipun mengalami kekalahan.

Catatan tersebut jadi bekal penting bagi PSIM sebelum memulai persaingan di Super League 2026/2027. Tren positif selama pramusim diharapkan bisa berlanjut di kompetisi resmi.

 


Putus Tren Buruk

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB. Sayangnya, PSIM harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik. (dok. PSIM Yogyakarta)

Soal dua kekalahan dari Persita, Van Gastel tak ingin terlalu larut dalam catatan tersebut. Pelatih berusia 54 tahun itu memilih fokus pada pertandingan yang bakal dihadapi.

Bagi Van Gastel, target PSIM tidak berubah. Ia ingin timnya selalu berusaha mendulang poin penuh dalam setiap pertandingan, termasuk ketika menjamu Pendekar Cisadane.

"Mencoba meraih kemenangan di setiap pertandingan. Jadi, tidak ada yang baru dari itu," tegas juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.

Bentok versus Persita menjadi kesempatan bagi PSIM untuk membuka lembaran baru. Laskar Mataram tentu ingin merayakan momen anniversary klub dengan kemenangan di hadapan suporter sendiri.

Berita Terkait