Leandro Paredes Pertimbangkan Pensiun Usai Skors 10 Laga dan Pensiunnya Lionel Messi

Leandro Paredes mempertimbangkan pensiun dari timnas Argentina setelah diskors 10 laga dan Lionel Messi pensiun.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 03 September 2026, 12:35 WIB
Kericuhan usai final Piala Dunia 2026 dimana Leandro Paredes jadi biang keladinya

Bola.com, Jakarta - Leandro Paredes, gelandang tim nasional Argentina, kini tengah merenungkan masa depannya di kancah internasional setelah menerima skorsing 10 pertandingan dari FIFA. Keputusan ini muncul setelah pensiunnya kapten tim, Lionel Messi, yang semakin memperkuat niatnya untuk mengakhiri karier di timnas. Sanksi yang dijatuhkan kepada Paredes merupakan konsekuensi dari keributan yang terjadi setelah final Piala Dunia FIFA 2026, di mana Argentina kalah dari Spanyol dengan skor 1-0 di Stadion New York New Jersey pada 19 Juli 2026.

Paredes, yang kini berusia 32 tahun, merasa bahwa larangan bermain yang diterimanya terlalu berat. Ia mengklaim bahwa insiden tersebut dipicu oleh tindakan pemain Spanyol, Gavi, yang memukulnya lebih dahulu.

Advertisement

Kericuhan Final Piala Dunia Berujung Sanksi Berat

Gelandang Timnas Argentina, Leandro Paredes (nomor 5), terlibat bentrokan dengan gelandang Spanyol, Gavi (nomor 9), dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, 19 Juli 2026. (Charly TRiballeau/AFP)

Setelah peluit akhir pertandingan, Leandro Paredes terlihat mendorong Gavi hingga terjatuh. Ia juga dituduh melakukan tindakan mencekik terhadap Eric Garcia dan melayangkan pukulan, yang menjadi dasar dari tiga dakwaan penyerangan oleh FIFA. Komite Disipliner FIFA mengumumkan sanksi tersebut pada 21 Agustus 2026, menjatuhkan larangan bermain selama 10 pertandingan dan denda sebesar 90.000 dolar AS.

Skorsing ini berlaku khusus untuk pertandingan tim nasional dan tidak memengaruhi partisipasinya di klub, Boca Juniors. FIFA juga menyetujui permintaan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) agar larangan tersebut dapat diterapkan dalam pertandingan persahabatan Kelas A maupun kompetitif.


Hukuman untuk Beberapa Pihak dan Asosiasi Sepak Bola Argentina

Insiden di final Piala Dunia 2026 tidak hanya melibatkan Paredes. Beberapa pemain dan ofisial lainnya juga terkena sanksi dari FIFA. Nahuel Molina dijatuhi skorsing tujuh pertandingan dan denda 90.000 dolar AS, sementara Thiago Almada menerima skorsing satu pertandingan dan denda 30.000 dolar AS. Ofisial tim Argentina, Roberto Ayala, diskors tiga pertandingan dan didenda 30.000 dolar AS. Di sisi lain, Gavi dari tim Spanyol juga diskors satu pertandingan dan didenda 30.000 dolar AS.

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dikenakan denda total 321.000 dolar AS akibat berbagai pelanggaran selama Piala Dunia, termasuk penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi non-olahraga, perilaku tim, diskriminasi, pelecehan rasis, serta masalah ketertiban dan keamanan. AFA juga diwajibkan untuk memainkan dua pertandingan kandang berikutnya dengan kapasitas stadion tidak lebih dari 50%.


Spekulasi Pensiun dan Pembicaraan dengan Pelatih Scaloni

Leandro Paredes mengisyaratkan bahwa kelanjutan kariernya di tim nasional akan sulit, terutama setelah skorsing panjang yang diterimanya, pensiunnya Lionel Messi, dan usianya yang kini 32 tahun. Meskipun FIFA telah mengizinkan skorsingnya dijalani dalam berbagai jenis pertandingan, Paredes tampaknya enggan untuk menjalani larangan tersebut. Ia merasa sanksi 10 pertandingan itu "berlebihan" dan mengklaim bahwa Gavi-lah yang memukulnya lebih dulu, sementara Gavi hanya menerima skorsing satu pertandingan.

Untuk membahas masa depannya di tim nasional, Paredes menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan pembicaraan dengan pelatih kepala Lionel Scaloni.

Berita Terkait