PSIM Rayakan HUT ke-97 dengan Laga Kontra Persita, Franco Ramos Bicara soal Ban Kapten dan Nomor Punggung Baru

PSIM Yogyakarta mengawali kiprah di BRI Super League 2026/2027 dengan menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 04 September 2026, 17:45 WIB
Bek sekaligus kapten PSIM Yogyakarta, Franco Ramos. (Dok PSIM).

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta mengawali kiprah di BRI Super League 2026/2027 dengan menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Pertandingan tersebut terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 Laskar Mataram. Bek PSIM, Franco Ramos, bersemangat menyambut laga perdana musim ini.

Advertisement

"Kami sangat antusias menghadapi musim ini, terutama karena ini adalah hari ulang tahun PSIM. Jadi, kami sangat menantikan pertandingan besok," ujar Franco dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (4/9/2026).

Musim ini menjadi momen spesial bagi Franco Ramos. Bek asal Argentina itu dipercaya mengemban ban kapten utama PSIM setelah musim lalu juga sempat menjalankan peran serupa.

"Saya sangat senang karena ini adalah sebuah kehormatan. Musim lalu saya juga sempat menjadi kapten. Saya merasa sangat bahagia karena tim memberikan kepercayaan kepada saya," kata Franco.

 


Tidak Ada yang Berubah

Bek sekaligus kapten PSIM Yogyakarta, Franco Ramos. (Dok PSIM).

Franco mengatakan status sebagai kapten tim tidak membuat persiapan menghadapi musim baru berubah. Ia tetap berusaha mempertahankan sikap dan energi yang sama.

"Ini akan menjadi musim pertama saya sebagai kapten utama, tetapi tidak ada yang berubah bagi kami. Bagi saya pribadi, persiapannya tetap sama, sikap dan energi yang sama yang mengantarkan saya menjadi kapten," ucapnya.

Selain mendapat kepercayaan sebagai kapten, bek berusia 28 tahun itu juga mengganti nomor punggung. Jika musim lalu mengenakan nomor 4, kini Franco Ramos memilih nomor 5.

"Mengenai pertanyaan nomor punggung, itu karena saya paling menyukai nomor 5. Itu adalah nomor yang biasa saya pakai di Argentina sebelumnya, jadi itulah alasannya," jelas Franco.

 


Tak Terpaku Hasil Musim Lalu

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Sementara itu, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, juga menyambut antusias bergulirnya Super League. Usai masa libur kompetisi lebih dari tiga bulan, akhirnya peserta tim kembali bermain dalam laga kompetitif.

"Ini adalah awal dari musim baru jadi kami sangat bersemangat setelah liburan yang panjang dan pramusim yang cukup lama sebelum akhirnya kami mulai bertanding lagi. Khususnya karena ini hari ulang tahun PSIM, jadi besok akan menjadi hari yang spesial dan saya sangat menantikannya," tuturnya.

Van Gastel juga enggan terlalu memikirkan dua kekalahan PSIM saat bersua Persita musim lalu. Menurutnya, kondisi kedua tim sudah berbeda karena komposisi pemain mengalami perubahan.

"Setiap musim komposisi tim selalu berbeda, jadi hasil yang kami dapatkan musim lalu sudah tidak relevan lagi. Namun, kami mempersiapkan diri dengan baik," tegas pelatih asal Belanda itu.

"Saya melihat kembali pertandingan musim lalu karena Persita masih ditangani pelatih yang sama, jadi saya berasumsi pelatih Persita akan menerapkan pendekatan yang sama persis. Dari situ kami melakukan persiapan dan mempertimbangkan semua aspek yang kami butuhkan untuk meraih hasil positif besok," pungkasnya.

Berita Terkait