Eks Pelatih Persik Jadi Otak Permainan Malaysia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Dua kali bertanding, Harimau Malaya Muda imbang dengan Timnas Indonesia U-20 tanpa gol dan berbagi skor 2-2 kontra Australia U-20. Dari dua laga itu hasil lawan Australia U-20 dinilai paling menakjubkan.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 05 September 2026, 11:15 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia U-20 versus Malaysia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos Stadium, Ventiane, Senin (31-8-2026). (Dok. FB Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)

Bola.com, Kediri - Timnas Malaysia U-20 tampil cukup impresif pada fase Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 yang digelar di New Laos National Stadium, Vientiane.

Dua kali bertanding, Harimau Malaya Muda imbang dengan Timnas Indonesia U-20 tanpa gol dan berbagi skor 2-2 kontra Australia U-20. Dari dua laga itu hasil lawan Australia U-20 dinilai paling menakjubkan.

Advertisement

Tim asuhan Shukor Adan itu nyaris mempermalukan Australia U-20 yang notabene adalah juara bertahan Piala Asia U-20 2025.

Babak pertama Malaysia U-20 sempat ketinggalan 0-1 lewat gol cepat Marcus Neill menit keempat.

Namun paruh kedua, usai pertandingan tertunda akibat hujan lebat, Malaysia U-20 membalikkan keadaan dengan unggul 2-1 berkat gol Hadi Zulkarnain menit ke-50 dan Izzuddin Afif menit 70'.

Sayangnya, 12 menit berselang gawang Malaysia U-20 dibobol Abdul Rahman. Namun, kiper Malaysia tampil heroik ketika menggagalkan tendangan penalti pemain Australia U-20 pada masa injury time.

Kini Malaysia U-20 telah mengemas dua poin dan bertengger di peringkat ketiga klasemen Grup H. Pada pertandingan terakhir Malaysia U-20 akan ditantang tuan rumah, Laos U-20.

Jika mampu mengalahkan Laos U-20, poin Malaysia U-20 tak dihitung. Ini efek dari mundurnya Filipina U-20 dari Grup A.

Namun dengan poin dua, Malaysia U-20 masih berpeluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 di China 2027.

Dengan syarat Timnas Indonesia U-20 dikalahkan Australia U-20 atau imbang dengan skor di atas dua gol. Jika Timnas Indonesia U-20 kontra Australia U-20 berakhir 3-3, maka Malaysia U-20 gagal ke China tahun depan.

 
 

Ong Kim Swee Sosok Penting

Ong Kim Swee, pelatih Persis Solo di BRI Liga 1 2024/2025. (Bola.com/Radifa Arsa)

Menurut Raja Isa Raja Akram Shah performa apik Malaysia U-20 tak lepas dari keberadaan sosok Ong Kim Swee.

Eks pelatih Persik di paruh pertama BRI Super League 2025/2026 itu dinilai sebagai otak permainan Malaysia U-20.

"Keputusan coach OKS meninggalkan Persik dan pulang untuk menerima tugas negara sangat tepat, karena sepak bola usia muda Malaysia butuh sosok seperti OKS," katanya.

Ong Kim Swee mendapat mandat dan amanah dari Menteri Olahraga Malaysia untuk menjabat Direktur Akademi Mokhtar Dahari. Lembaga ini merupakan kawah Candradimuka untuk membina pemain muda Negeri Jiran.

Terhitung belum sampai setahun, di bawah bimbingan Ong Kim Swee, timnas kelompok umur Malaysia mengalami kemajuan cukup pesat.

Malaysia U-17 jadi finalis pada Piala AFF U-17 2026 di Sidoarjo dan Gresik. Sedangkan Malaysia U-19 melangkah hingga semifinal Piala AFF U-19 2026 di Sumatra Utara.

"Saya nilai coach OKS adalah otak intelektual kemajuan timnas muda Malaysia. Dia sebagai pemikir, kursi pelatih dipercayakan kepada sosok muda, seperti Shukor Adan. Ini bagus untuk regenerasi pelatih di Timnas Malaysia," jelasnya.


Program Jangka Panjang

Pertandingan Timnas Indonesia U-20 versus Malaysia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos Stadium, Ventiane, Senin (31-8-2026). (Dok. FB Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)

 

Mantan jurutaktik PSM dan Persipura ini mengungkapkan dari cetak biru dan target prestasi timnas kelompok umur Malaysia sebenarnya bukan tahun ini.

"Program dan target timnas muda Malaysia untuk jangka panjang. Jika dalam setahun belakang ini mereka tampil bagus, itu kemajuan luar biasa," ujar Raja Isa.

"Saya takjub saat Malaysia U-20 hampir mengalahkan Australia U-20 yang juga juara bertahan Piala Asia 2025 lalu," lanjutnya.

Jika Malaysia U-20 gagal ke Piala Asia China 2027, maka harapan akan digantungkan pada Malaysia U-17 yang akan melakoni babak kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada November 2026.

"Stakeholder sepak bola Malaysia sadar tim muda kami mulai ketinggalan di kawasan ASEAN. Sekarang kami berusaha mengejarnya. Kami tentu ingin seperti Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 tahun lalu," pungkasnya.

Berita Terkait