Persita Nyaris Curi 3 Poin di Markas PSIM, Carlos Pena: Minggu Depan Harus Lebih Baik

Persita Tangerang Nyaris Bawa Pulang Tiga dari Kandang PSIM Yogyakarta, Carlos Pena: Minggu Depan Harus Lebih Baik

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 05 September 2026, 20:30 WIB
Ekspresi para pemain Persita Tangerang saat laga kontra PSIM Yogyakarta pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). (Media Persita)

Bola.com, Jakarta - Persita Tangerang nyaris membawa pulang tiga angka saat bertandang ke kandang PSIM Yogyakarta dalam laga pertama BRI Super League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026).

Mentas di Stadion Sultan Agung, Bantul, Persita sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya harus puas bermain 1-1.

Advertisement

Persita yang turun dengan sederet pemain andalannya seperti Hokky Caraka, Dion Markx, Alexandre Ramalingom, Luquinhas, dan Rayco Rodriguez leading berkat gol yang dicetak oleh Luquinhas saat laga memasuki menit ke-49 atau tak lama setelah babak kedua bergulir.

Tertinggal, PSIM tak patah semangat. Mendapat dukungan penuh dari suporter setianya, tuan rumah akhirnya terhindar dari kekalahan via lesakan spekulatif Savio Sheva di menit-menit akhir duel, tepatnya pada menit ke-84.

Usai laga, pelatih Persita, Carlos Pena, mengatakan Pendekar Cisadane sebenarnya sudah dekat sekali dengan kemenangan karena selain Luquinhas, tim tamu juga dapat peluang emas dari Pablo Ganet.

Mantan pembesut Persija Jakarta itu juga menyoroti tekanan yang dilakukan PSIM, terlebih saat 20 menit terakhir pertandingan.

"Kami tidak begitu senang karena seharusnya sudah dekat dengan kemenangan. Dua puluh menit terakhir memang PSIM melakukan push ke depan yang sedikit membuat kami kesulitan mengontrol. Kami juga dapat peluang bagus dari Pablo," kata Carlos Pena selepas laga. 


Apresiasi Pemainnya

Duel PSIM Yogyakarta melawan Persita Tangerang pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). (Media Persita)

Meski begitu, juru taktik berpaspor Spanyol tersebut tetap mengapresiasi kerja keras anak-anak asuhnya.

Maklum, ada pemain yang belum lama bergabung dan sebagian lagi wajah anyar. Dalam laga ini, Carlos Pena juga menurunkan bek yang masih berusia 19 tahun, Aep Nursofyan.

"Tak gampang mendapatkan satu poin dari laga away ini. Beberapa pemain baru tampil di laga ini. Bek kanan kita juga baru berusia 19 tahun. Dion Markx juga baru datang tiga hari dan dia langsung bermain. Kami berharap minggu depan bisa lebih bagus," ujar Carlos Pena.

 

 


Bukan Pertandingan Mudah

Pemain Persita Tangerang, Mario Jardel saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025). (Bola.com/ Abdul Aziz)

Pemain Persita, Mario Jardel, mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih Pendekar Cisadane di laga pertama musim ini.

"Tentunya dari pemain kami sangat bersyukur, Alhamdulillah bisa mendapatkan hasil seri ini," kata Mario Jardel.

"Pertandingan ini tidak mudah karena ini pertandingan pertama. Kita hampir saja mencuri tiga poin. Tapi inilah sepak bola. Apa pun hasilnya tetap kita syukuri," imbuhnya. 

Hasil imbang di kandang PSIM tentunya menjadi modal krusial bagi Persita untuk meraup kemenangan di laga selanjutnya, dimana mereka akan menjamu Java United FC di Banten International Stadium, Serang, pada 13 September sore pukul 15.30 WIB.

Berita Terkait