Loris Capirossi Segera Dianugerahi Status MotoGP Legend di Misano

Loris Capirossi segera dianugerahi status MotoGP Legend di Misano.

BolaCom | Arif Anggara MulyaDiterbitkan 08 September 2026, 14:45 WIB
Loris Capirossi saat ini menjabat sebagai Safety Officer Dorna. (OLI SCARFF / AFP)

Bola.com, Jakarta - Loris Capirossi akan mendapat penghormatan khusus pada MotoGP Misano akhir pekan ini.

Mantan pembalap asal Italia tersebut akan resmi menyandang status sebagai MotoGP Legend dalam seremoni khusus pada Sabtu mendatang.

Advertisement

Penghargaan itu diberikan untuk mengakui keberhasilan Capirossi di lintasan sekaligus kontribusinya terhadap MotoGP.

Kini berusia 53 tahun, Capirossi telah menjalankan tugas sebagai Safety Advisor MotoGP selama lebih dari satu dekade.

Status MotoGP Legend diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi seorang pembalap secara lebih luas terhadap olahraga tersebut.


MotoGP Legenda

Momen legenda MotoGP Valentino Rossi saat mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok. (Pertamina Lubricants)

MotoGP juga memiliki penghargaan berbeda bernama MotoGP Hall of Fame yang mulai diperkenalkan pada 2025.

Penghargaan ini ditujukan bagi pembalap yang pernah menjadi juara dunia 500cc/MotoGP dan/atau memenangi sedikitnya 25 grand prix kelas premier.

Capirossi akan menjadi satu di antara dari sejumlah pembalap Italia yang telah berstatus MotoGP Legend.

Sebelumnya, gelar tersebut sudah diberikan kepada Giacomo Agostini, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Marco Simoncelli, Max Biaggi, Franco Uncini, Marco Lucchinelli, Umberto Masetti, dan Carlo Ubbiali.


Perjalanan Panjang

Pembalap Grand Prix 250cc Jepang, Tetsuya Harada (kiri), bercanda dengan rekan setimnya, Loris Capirossi dari Italia (kanan), tepat setelah sesi foto di Grand Prix Jepang pembuka musim di Suzuka, 3 April. Harada mencatat waktu tercepat ke-9 dan Capirossi berada di posisi ke-10 pada sesi kualifikasi hari pertama. (FOTO AFP/Toshifumi KITAMURATOSHIFUMI KITAMURA/AFP)

Capirossi memiliki perjalanan panjang di dunia balap. Ia langsung menjadi juara dunia kelas 125cc pada musim debutnya pada 1990 dan berhasil mempertahankan gelar tersebut setahun kemudian. Setelah itu, ia naik ke kelas 250cc dan 500cc.

Pada 1996, Capirossi meraih kemenangan di kelas 500cc.

Namun, ia kemudian kembali ke 250cc dan akhirnya merebut gelar dunia ketiganya pada 1998 setelah terlibat persaingan kontroversial dengan rekan setimnya di Aprilia, Tetsuya Harada.

Persaingan tersebut memuncak pada seri terakhir musim itu. Valentino Rossi yang memenangi balapan turut mendapat keuntungan dari hasil tersebut dengan mengakhiri klasemen di posisi kedua.

Capirossi kembali ke kelas premier pada 2000. Ia langsung meraih kemenangan pada musim pertamanya bersama Pons Honda dan menutup kejuaraan 500cc di posisi ketiga, di belakang Kenny Roberts Jr. dan Rossi.


Era MotoGP

Loris Capirossi - Nomor 65 milik pembalap berjuluk Capirex ini resmi dipensiunkan sebagai penghargaan bagi pembalap yang dianggap spesial. Perai dua kali juara dunia ini masih memegang rekor juara dunia termuda kelas 125cc yang ia raih pada usia 17 tahun. (Donald Miralle/AFP)

Ketika era MotoGP dimulai, Capirossi masih menggunakan motor dua tak pada 2002. Penampilannya dalam persaingan melawan motor empat tak kemudian mengantarkannya ke proyek baru Ducati pada 2003.

Capirossi mencatat sejarah dengan mempersembahkan kemenangan pertama bagi Desmosedici di MotoGP saat menjuarai GP Catalunya pada 2003.

Ia kemudian ikut bersaing dalam perebutan gelar 2006 sebelum meraih kemenangan terakhirnya bersama Ducati di Motegi pada 2007.

Kemenangan di Motegi berlangsung pada hari yang sama ketika rekan setimnya, Casey Stoner, memastikan gelar juara dunia.


Balapan Terakhir

Ben Spies memulai kariernya di MotoGP pada tahun 2008 bersama Suzuki sebelum lebih dikenal sebagai pengganti Valentino Rossi di Yamah pada tahun 2011. Saat itu ia hanya tampil di tiga balapan untuk menggantikan Loris Capirossi yang mengalami cedera. Namun, di musim yang sama, Spies juga menjadi juara di AMA Superbike. (Getty Images via AFP/Robert Laberge)

Capirossi kemudian bergabung dengan Suzuki pada 2008. Ia meraih podium terakhir dalam kariernya di Brno pada musim tersebut.

Ia menjadi satu-satunya pembalap selain Stoner yang pernah membawa Ducati bermesin 800cc meraih kemenangan.

Capirossi kembali menunggangi Desmosedici pada 2011 bersama Pramac, yang sekaligus menjadi musim terakhirnya di MotoGP.

Balapan terakhir Capirossi berlangsung di Valencia. Ia menjalani grand prix ke-328 sekaligus yang terakhir dengan nomor 58, bukan nomor 65 miliknya.

Keputusan tersebut menjadi penghormatan untuk Marco Simoncelli, pembalap muda Italia yang meninggal dunia pada seri Sepang sebelumnya.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait